JAKARTA - Umur pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat ini telah menginjak satu bulan, namun hingga saat ini, tak tampak adanya prestasi yang ditampilkan oleh lembaga pimpinan Abraham Samad itu.
Direktur Umum Studi Demokrasi Rakyat (SDR) Harri Purwanto mengatakan bahwa janji yang dilontarkan Abraham Samad tak ubahnya sebagai pemanis bibir belaka.
"Abraham Samad sudah lebih dari satu bulan memimpin KPK. Namun janji untuk menuntaskan kasus Century, wisma atlet, DGBI, Kemenakertrans, dan kasus-kasus yang lain, ternyata Abraham Samad hanya "lips service" belaka," kata Harri, dalam pesan singkatnya kepada okezone, Sabtu (22/1/2012).
Mantan aktivis Famred (Front Aksi Mahasiswa Untuk Reformasi dan Demokrasi) ini menambahkan fakta dan buktinya, dari kasus-kasus seperti Century, wisma atlet, DGBI, Kemenakertrans, dan lain-lain yang ada di KPK sudah cukup jelas.
"Janji-janji yang pernah diutarakan Abraham Samad tidak jauh beda dengan janji penguasa hari ini," tegasnya.
Apakah Abraham Samad tersandera oleh kekuasaan? Atau mafia hukum yang menginginkan agar kasus-kasus tertentu saja yang diangkat?
"Jangan sampai Abraham Samad sebagai pimpinan KPK hari ini melakukan tindakan tebang pilih kasus dalam tugasnya. Kalau pun Abraham Samad tidak memiliki keberanian dan melakukan terobosan untuk KPK, lebih baik pulang kampung saja. Sama seperti yang pernah diutarakan Abraham Samad sendiri di media massa disaat belum memimpin KPK," pungkasnya.
(Lamtiur Kristin Natalia Malau)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.