Sindonews.com - Setelah sepuluh hari yang lalu diguncang gempa berkekuatan 6 skala Richter (SR), kini Italia bagian utara kembali diguncang gempa. Gempa berkekuatan 5,8 SR itu terjadi sekira pukul 09.03 pagi waktu setempat.
Seperti diberitakan oleh media lokal setempat, dikutip dalam BBC.co.uk, Selasa (29/5/2012), 10 orang warga Modena diberitakan tewas akibat tertimpa reruntuhan bangunan rumah mereka. Tiga orang tewas tertimbun atap gudang yang ambruk di Medolla, tiga orang meninggal di San Felice, dua di Mirandola, dan seorang lagi di Cavezzo.
Gempa kali ini berasal dari kedalaman 9,6 Km, melanda 40 Km bagian utara Bologna dan 60 Km bagian timur Parma. Begitu kuatnya gempa, getarannya bisa dirasakan jauh hingga ke Venesia, perbatasan Austria dan Piedmont.
Chris Brewerton, warga Mantua, Italia, mengatakan walaupun gempa kali ini lebih kecil dari gempa 20 Mei lalu, namun diakuinya gempa kali ini lebih kuat.
"Saat gempa terjadi saat saya berada di dalam rumah. Saya merasa tanah rumah saya bergetar seperti gelombang, saya ketakutan dan langsung berlari menuju taman. Pintu garasi rumah saya ikut bergoyang. Gempa berlangsung singkat hanya sekitar 15 detik," ungkap Brewerton.
Tidak hanya memakan korban jiwa lebih banyak, gempa kali ini juga menghancurkan bangunan-bangunan yang telah rusak guncang gempa 20 Mei lalu. Kebanyakan bangunan terletak di Mirandola, Finale Emilia, San Felice dan Cavezzo.
Gempa berkeuatan 5,8 SR ini mengakibatkan pasokan listrik padam dan menganggu pelayanan kereta api.
(Hariyanto Kurniawan)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.