Protes Bersih Malaysia (Foto: Reuters)
KUALA LUMPUR - Perwakilan Singapura untuk Malaysia membantah adanya tiga orang diplomatnya turut serta dalam protes Bersih 3.0, yang berlangsung April lalu. Protes itu merupakan bentuk tuntutan warga meminta pemilu bersih dan jujur.
Menurut pihak Kepala Perwakilan Tinggi Singapura di Malaysi Ong Keng Yong, ketiga diplomatnya datang bukan untuk mendukung protes. Mereka diketahui hadir dalam protes itu dalam kapasitas pribadi dan tidak diperintahkan secara resmi.
Tiga diplomat yang turut hadir dalam protes 28 April itu diketahui bernama Arieal Tan yang merupakan wakil dari Ong Keng Yong. Selain itu sekretaris politik Regina Low dan Philomena Aw juga turut serta dalam aksi itu.
Ong mengatakan, protes saat itu berlangsung pada akhir pekan ketika ketiga tengah menikmati libur. Dirinya juga membantah ketiga diplomat tersebut mengenakan kaos Bersih yang berwarna kuning.
"Banyak diplomat dari negara lain juga datang ke lokasi protes. Mengapa (Pemerintah Malaysia) hanya menuduh ketiga diplomat perempuan kami. Saya sangat curiga dengan motif dibalik tuduhan tersebut," ujar Ong, seperti dikutip The Star, Sabtu (22/6/2012).
"Saya sangat menghormati kedekatan hubungan dengan Malaysia. Tetapi untuk saat ini kami benar-benar tidak bisa terima dengan tuduhan tersebut," tegasnya.
Sebelumnya, tuduhan sama diutarakan oleh Menteri Luar Negeri Malaysia Datuk Seri Anifah Aman. Menurutnya ada beberapa diplomat asing yang turut serta dalam protes yang berakhir ricuh itu.
Menanggapi hal itu, Ong menilai Anifah hanya memberikan pandanganya. Mantan Sekretaris Jenderal Association of South East Asian Nations (ASEAN) tersebut mengatakan, pemerintahannya bahkan telah menolak Bersih melakukan protes di Singapura.
(Fajar Nugraha)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.