Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

30 Muslim Rohingya Kabur ke India

Aulia Akbar , Jurnalis-Selasa, 31 Juli 2012 |19:06 WIB
30 Muslim Rohingya Kabur ke India
Foto : Pengungsi Rohingya (Irrawaddy)
A
A
A

HYDERABAD - Sekira 30 warga Muslim Rohingya yang melarikan diri dari Myanmar, tiba di Hyderabad, India. Mereka pun menjadi pengungsi di wilayah itu.

Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Pengungsi *UNHCR) mulai bekerja sama dengan pemerintah setempat untuk menyelamatkan para warga Rohingya yang lari ke India.  Kebanyakan dari warga Rohingya itu tinggal di tenda pengungsi di Hafiz Babanagar dan Kishanbagh. Wilayah itu juga dipenuhi oleh warga Myanmar.

"Kami tidak mengetahui jumlah akurat dari mereka. Namun kami yakin, sekira 30 orang dari Myanmar datang ke wilayah ini dalam dua pekan terakhir. LSM Safa Baitulmal juga menyediakan bantuan kepada mereka," ujar petugas UNHCR M Mandakini, seperti dikutip Times of India, Selasa (31/7/2012).

Sejauh ini, Hyderabad sudah mendata kurang lebih 22 keluarga pengungsi. Masih ada 25 keluarga lain yang belum mendapatkan status sebagai pengungsi, dan kebanyakan dari mereka adalah para pekerja dengan upah harian.

Umumnya, warga Muslim Rohingya di Myanmar melarikan diri ke Bangladesh, karena negara tersebut berbatasan dengan Myanmar. Namun terkadang mereka juga sering ditolak masuk ke wilayah Bangladesh karena sejumlah alasan.

Sejak konflik komunal berlangsung di wilayah Arakan, Myanmar, UNHCR juga sudah mendesak Bangladesh agar menerima para pengungsi Myanmar. Menurut UNHCR, saat ini terdapat sejumlah perahu di Sungai Naf yang membawa para pengungsi warga Muslim Rohingya. Para pengungsi ini pun kabarnya berada dalam kondisi yang memprihatinkan.

(Aulia Akbar)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement