BANDUNG – Hasil riset mahasiswa Universitas Komputer Indonesia (Unikom) Bandung masuk nominasi ajang final Indonesia Information and Communication Technology Award (INAICTA) 2012 yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo) di Jakarta.
Dalam ajang itu, Unikom mengikuti lima dari 17 kategori yang dilombakan berupa hasil riset dan pengembangan di bidang teknologi, yakni Research and Development, E-Inclusion, Startup Company, Student-Perguruan Tinggi-Application, dan Applicative Robot - Perguruan Tinggi/Umum.
Dosen Teknik Komputer Unikom Agus Mulyana mengatakan, ajang ini sebagai sarana mengembangkan inovasi berupa karya cipta hasil dari riset teknologi. ”Saat ini industri teknologi informasi dan komunikasi telah menjadi salah satu keunggulan yang kompetitif dalam bersaing bagi suatu negara. Jadi, tidak heran bila saat ini hal tersebut mulai dikembangkan,” tutur Agus di kampus Unikom, Jalan Dipatiukur, Kota Bandung, kemarin.
Menurut dia, kompetisi ini diselenggarakan sebagai bentuk apresiasi terhadap para pelaku teknologi informasi dan komunikasi (TIK) di seluruh Tanah Air. Selain itu, dengan orientasi untuk menciptakan produk yang dihasilkan dari kreativitas dan ilmu pengetahuan, TIK dapat menjadi sandaran masa depan.
”Unikom telah mencoba mengembangkan berbagai macam teknologi, di antaranya merancang robot edukasi, mengembangkan alat bantu komunikasi antartunanetra-tunarungu menggunakan kode braille dan pengenalan pola suara per kata, serta merintis wirausaha dengan membangun CV Pointer Micro System Green & Creative Technology,” beber Agus.
Agus menuturkan, telah melakukan persiapan dalam mengimbangi perkembangan teknologi dengan harapan agar para pengembang dan perusahaan lokal dapat tumbuh semakin banyak dengan tingkat kualitas yang tinggi.
Anggota tim Unikom Hadi Kusumah menuturkan, keikutsertaan dalam ajang yang diselenggarakan Kemenkominfo pihaknya telah mempersiapkan berbagai langkah untuk mengoptimalkan hasil risetnya. ”Saat ini robot edukasi dan alat bantu komunikasi bagi para tunanetra dan tunarungu yang sedang dikembangkan dalam proses penyempurnaan agar dapat berjalan dan bekerja optimal,” ujarnya.
Dia menargetkan merebut juara pertama dalam ajang tersebut. Menurut informasi yang dihimpun, pengujian hasil riset pengembangan teknologi ini akan dilaksanakan pada 12-15 September mendatang di Jakarta yang diikuti oleh kalangan pelajar (SD, SMP, SMA/SMK), mahasiswa perguruan tinggi, maupun kalangan profesional dan terbagi dalam 17 kategori.
(Margaret Puspitarini)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.