Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Klaim Laut China Selatan, Filipina Kerahkan 100 Marinir

Khairisa Ferida , Jurnalis-Rabu, 26 September 2012 |18:01 WIB
Klaim Laut China Selatan, Filipina Kerahkan 100 Marinir
Ilustrasi
A
A
A

MANILA - Otoritas Filipina mengatakan sekira 100 pasukan marinir telah ditarik dari Provinsi Sulu yang berada di bagian selatan negara itu. Pasukan marinir ini kemudian dipindahkan ke provinsi di bagian barat untuk memperkuat klaim Filipina atas Laut China Selatan.

"Pergeseran ini merupakan bagian dari rencana militer yang secara bertahap akan beralih dari operasi anti-pemberontakan ke operasi pertahanan teroritorial," ujar Menteri Pertahanan Filipina Voltaire Gazmin, seperti dikutip dari Associated Press, Rabu (26/9/2012).

Kendati demikian, sekira 5.000 pasukan marinir lainnya masih akan berada di Provinsi Sulu untuk menghadapi ancaman yang muncul dari kelompok Abu Sayyaf yang berafiliasi dengan Al Qaeda.

Gubernur Sulu Sakur Tan mengatakan pergeseran marinir ini terasa berat baginya karena keduanya telah menjalin hubungan baik selama ini.

"Namun harus diakui pergeseran ini merupakan indikasi bahwa ancaman terorisme di kawasan ini mulai berkurang," ujar Tan.

Sengketa Laut China selatan selama ini menjadi isu sensitif bagi sejumlah negara seperti China, Vietnam Filipina, Taiwan, Brunei Darussalam, dan Malaysia.

Dalam sengketa tersebut, China dinilai merupakan pihak yang paling agresif setelah klaimnya atas wilayah tersebut terus meluas hingga hampir mendekati wilayah Filipina.

(Rani Hardjanti)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement