LONDON – Sekira 120 orang ditahan oleh aparat keamanan Spanyol di kota Madrid dan Barcelona, Spanyol dalam kericuhan yang terjadi kemarin malam. Kericuhan itu merupakan kelanjutan dari aksi protes kebijakan penghematan yang dicanangkan Pemerintah Spanyol.
Kericuhan dilaporkan berlangsung sengit antara demonstran dan aparat keamanan. Para demonstran melempar batu dan pecahan botol ke arah polisi yang bertugas menjaga aksi tersebut. Terdapat 2 orang yang ditangkap polisi Madrid karena diduga membawa bahan peledak dalam aksi protes.
Polisi pun membalas serangan demonstran dengan menembakan peluru karet ke arah mereka. Seorang bocah berumur 13 tahun yang mengikuti aksi protes di kota Barcelona dilaporkan mengalami cedera di kepalanya akibat ulah aparat.
Kekerasan serupa juga terjadi di Italia. Polisi Italia terpaksa menggunakan gas air mata untuk membubarkan massa yang mulai ricuh, seperti diberitakan Sky News, Kamis (15/11/2012).
Sedangkan di Portugal, warga melakukan mogok kerja untuk memprotes kebijakan pemotongan anggaran yang dilakukan pemerintah Portugal sebagai syarat mendapatkan dana talangan dari Uni Eropa (UE). Aksi mogok kerja tersebut membuat sistem transportasi di Ibu Kota Portugal, Lisbon, lumpuh total.
Spanyol merupakan negara yang cukup terkena dampak dari terjadinya krisis ekonomi di kawasan Eropa. Tingkat pengangguran di Spanyol sampai saat ini meningkat hingga lebih dari 20 %. Spanyol pun berencana untuk mengikuti jejak Portugal meminta dana talangan dari UE. Kebijakan yang tidak disetujui oleh sebagian warganya yang kemudian melancarkan aksi protes.
(Aulia Akbar)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.