Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Obama Tolak Penempatan Petugas Bersenjata di Sekolah

Wahyu Dwi Anggoro , Jurnalis-Senin, 31 Desember 2012 |17:01 WIB
Obama Tolak Penempatan Petugas Bersenjata di Sekolah
A
A
A

WASHINGTON – Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama, menolak usul pelobi senjata untuk menempatkan petugas yang dipersenjatai di sekolah-sekolah AS. Pro dan kontra pemilikan senjata di AS sedang memanas setelah kejadian penembakan massal yang menyebabkan 20 murid sekolah dasar tewas.

“Saya akan memikirkan baik-baik tiap usulan yang saya terima. Tapi saya tidak yakin menaruh petugas bersenjata di sekolah-sekolah akan menyelesaikan akar masalah isu penembakan massal ini. Saya yakin kebanyakan warga AS setuju degan pandangan saya itu,” ujar Obama, seperti dikutip Reuters, Senin (31/12/2012).

Sebelumnya Obama menugaskan Wakil Presiden Joe Biden, untuk memimpin sebuah tim yang membahas isu pengendalian senjata. Obama meminta tim tersebut sudah mengeluarkan proposalnya tentang pengendalian senjata pada awal 2013 mendatang.

“Saya ingin menyelesaikan kebijakan pengendalian senjata secepatnya, makanya saya meminta tim yang dipimpin Biden untuk dapat menghasilkan proposal pada awal tahun depan. Saya sangat seius untuk menyelesaikan isu ini,” terang Obama dalam sebuah wawancara yang dilakukan stasiun televisi nasional, NBC.

Dalam wawancara tersebut, Obama menyatakan bahwa aksi penembakan di sekolah dasar Sandy Hook di negara bagian Connecticut itu merupakan momen paling buruk yang dialaminya sepanjang memerintah negara adidaya itu.

Dalam peristiwa tersebut seorang pemuda bernama Adam Lanza mendatangi sekolah tersebut dan menembaki orang-orang yang ada di dalamnya. Selain membunuh 20 murid, Lanza juga membunuh tujuh orang dewasa, termasuk ibunya sendiri, Nancy Lanza, yang ia tembak di rumahnya.

(Fajar Nugraha)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement