DENPASAR - Nasib tragis yang menimpa J (13), siswi kelas VI SD di Desa Jehem, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli, Bali, mengundang simpati berbagai kalangan. J terpaksa menikah dini dengan pria beranak dua setelah diketahui hamil enam bulan.
J melahirkan bayinya secara prematur di RSUD Bangli. Namun, karena terlalu prematur dan beratnya 600 gram, bayi tersebut hanya bertahan delapan jam dan meninggal dunia pagi tadi.
“Kami tengah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk membantu memulihkan korban yang kehilangan bayinya saat melahirkan,“ ujar Agung Bintang, Camat Tembuku, saat dihubungi Okezone melalui sambungan telefone, Selasa (5/2/2012).
Selain itu, karena korban tidak mungkin kembali lagi ke sekolah, pihaknya juga akan memfasilitasi agar J bisa melanjutkan pendidikan di jalur kejar paket. Selain itu, J akan mendapat bekal keterampilan.
Hingga kini, J masih menjalani perawatan di RSUD Bangli untuk pemulihan. Beberapa pejabat sudah menjenguk ke rumah sakit untuk memberikan dukungan moral kepada bocah yang terpaksa menikah dini dengan pria beranak dua itu.
(Dian AF)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.