Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Hamas Dorong Pejuang Palestina Culik Tentara Israel

Wahyu Dwi Anggoro , Jurnalis-Senin, 25 Februari 2013 |17:21 WIB
Hamas Dorong Pejuang Palestina Culik Tentara Israel
Pasukan Israel (Foto: Ma'an)
A
A
A

GAZA – Pemimpin Senior Hamas Salah al-Bardawil, meminta pejuang Palestina untuk menculik tentara Israel. Bardawil menyatakan, tentara yang berhasil diculik itu nantinya dapat digunakan sebagai tebusan untuk membebaskan ribuan warga Palestina yang kini ditahan oleh Israel.

Ucapan Bardawil itu didasari oleh kesuksesan Hamas yang pernah menukarkan seorang tentara Israel yang diculiknya dengan ribuan tahanan Palestina pada tahun 2011 lalu. Saat ini warga Palestina memang sedang melakukan aksi protes besar-besaran sebagai bentuk solidaritas atas nasib rekannya yang kini ditahan oleh Israel.

Aksi protes dimulai beberapa pekan lalu sebagai bentuk dukungan terhadap aksi mogok makan yang dilakukan oleh sekelompok tahanan Palestina. Aksi protes semakin memanas setelah adanya kabar kematian seorang tahanan Palestina yang tewas akibat disiksa oleh aparat Israel.

Tahanan yang bernama Arafat Jawadat itu tewas pada Sabtu 23 Februari lalu. Dugaan adanya penyiksaan dikeluarkan Pemerintah Palestina yang mengotopsi jasad dari pria berusia 30 tahun tersebut.

“Intifada baru akan timbul di Palestina untuk mendukung para warga yang ditahan oleh Israel,” ujar Badrawil, seperti dikutip Ma’an, Senin (25/2/2013).

Saat ini terdapat sekitar 4000 warga Palestina yang ditahan oleh Israel, kebanyakan dari mereka ditahan tanpa adanya proses pengadilan terlebih dahulu. Tindakan Israel sendiri sempat dikecam oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Organisasi internasional itu mendesak Israel melakukan proses pengadilan kepada para tahanan jika tidak mau membebaskan mereka.

(Fajar Nugraha)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement