Image

"KPK Ingin Benturkan Anas dengan Andi Mallarangeng"

Tri Kurniawan, Jurnalis · Senin 06 Mei 2013, 07:35 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2013 05 06 339 802562 Fmgzw3ij7w.jpg

JAKARTA- Kuasa Hukum Anas Urbaningrum, Firman Wijaya menilai, pemeriksaan terhadap kliennya sebagai saksi kasus korupsi proyek olahraga Hambalang sangat politis. Dia menduga, Komisi Pemberantasan Korupsi ingin membenturkan Anas dengan tersangka Andi Mallarangeng.

Penyidik KPK rencananya akan memeriksa Anas sebagai saksi atas tersangka mantan Menteri Pemuda Olahraga, Andi Mallarangeng, pagi ini, sekira pukul 10.00 WIB.

"Tapi saya enggak tahu teknisnya bagaimana. Apakah dia akan dikonfrontir (dengan Andi) atau enggka," kata Firman kepada Okezone, Minggu (5/5/2013).

Menurutnya, pertanyaan yang akan diajukan penyidik tentu yang bisa memberatkan tersangka Andi. Firman juga mempertanyakan alasan pemeriksaan Anas sebagai saksi Andi. Karena, substansi dari kasus itu ada di Kementrian Pemuda dan Olahraga.

"Apa iya Pak Anas bisa menilai otoritas seorang menteri, kan di luar itu dong. Sementara, Pak Anas tidak tahu menahu soal itu (Hambalang)," ujarnya.

Dalam memberikan kesaksian, lanjutnya, tentu ada konsekuensinya. Anas dalam hal ini, menurut Firman, sama sekali tidak ada hubungannya dengan Andi, begitu juga dengan Kepala Biro Perencanaan Kemenpora, Dedi Kusnidar. "Dalam kapasitasnya, yang diketahui Pak Anas itu apa?," tanya Firman.

Kata dia, kliennya juga bingung dokumen apa yang berkaitan dengan kasus itu yang akan dibawa ke KPK. Pasalnya, sejauh ini, Anas tidak mengantongi dokumen yang berkaitan dengan proyek Hambalang. "Kalau enggak ada apa yang akan dibeberkan. Itu yang kita herankan," tutupnya.

(trk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini