KUALA LUMPUR - Mantan Wakil Presiden Indonesia Jusuf Kalla puji sikap Perdana Menteri Malaysia Najib Razak yang tetap terbuka untuk rekonsiliasi dengan pemimpin oposisi Anwar Ibrahim. JK datang ke Malaysia dalam konteks pribadi bersamaan dengan Pemilu Malaysia 2013.
"Sebagai sahabat dari dua orang yang bersaing dalam Pemilih Raya 13 Malaysia, jauh hari JK sudah mengingatkan kepada Najib dan Anwar, bahwa sebaiknya dalam kampanye jangan kawan-kawan saling menyerang pribadi," ujar Hamid Awaludin yang bersama JK di Malaysia, dalam keterangan tertulis yang diterima Okezone, Rabu (8/5/2013).
"Karena kalau anda saling menyerang atau berantam maka saya juga akan merasakan sakitnya sebagai teman anda," tutur Hamid, menirukan JK.
Menurut Hamid, faktanya, saat kampanye berlangsung, kedua pihak yang berseteru memang tidak saling menyerang dan sangat komited atas apa yang disarankan JK. Padahal sebelum pemilu Malaysia dimulai, banyak pihak yang memperkirakan jalannya pemilu akan berlangsung panas khususnya di masa kampanye.
"JK juga sebelumnya menyampaikan kepada Najib dan Anwar, bahwa siapapun yang keluar sebagai menang, maka seyogiyanya melakukan rekonsiliasasi. Dan apa yang disarankan oleh JK, benar-benar disampaikan oleh Najib bin abdul Razak, saat menyampaikan pidato kemenangan beberapa saat setelah pengumuman oleh komisi pemilihan umum Malaysia," imbuh Hamid.
Hamid menambahkan harapan JK dijaga dengan oleh kedua sahabatnya Najib dan Anwar. Selanjutnya, JK mengharapkan kondisi kondusif yang terpelihara sejak masa kampanye pemilu bisa terjaga hingga saat ini.
(Fajar Nugraha)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.