KUALA LUMPUR – Perdana Menteri Malaysia, Najib Razak menyatakan pihaknya yakin akan memenangi pemilihan umum (pemilu) Malaysia yang akan digelar pada Rabu, 9 Mei. Pada pemilu kali ini, Najib akan menghadapi mantan mentor dan sekutunya, Mahathir Mohamad dan tokoh oposisi karismatik Anwar Ibrahim yang bersatu untuk melengserkannya.
“Basis politik kami masih kuat dan utuh. Itu sebabnya saya percaya diri, karena kami benar-benar memiliki kekuatan, ” kata Najib dalam wawancara televisi yang dilansir Reuters, Selasa (8/5/2018).
BACA JUGA: Tuntut PM Najib Razak Mundur, Ribuan Warga Malaysia Berunjuk Rasa
Kepopuleran Najib terkena pengaruh dari skandal korupsi dana pemerintah 1Malaysia Development Berhad (1MDB). Meski Najib telah membantah keterlibatannya dalam skandal tersebut, namun dampaknya tetap dirasakan oleh perdana menteri petahana itu.

Sementara itu di pihak oposisi, Anwar Ibrahim meminta para pendukungnya untuk memilih mantan seteru lamanya, Mahathir Mohamad untuk kembali menjabat sebagai perdana menteri Malaysia.
"Saya mendorong Anda semua untuk bergabung dengan gerakan orang-orang untuk menuntut perubahan," kata Anwar dari rumah sakit di Kuala Lumpur tempatnya dirawat selama beberapa bulan terakhir.