KINABALU – Sebuah perusahaan konstruksi yang berbasis di Shah Alam, Malaysia memberikan pegawainya yang berasal dari Sabah dan Sarawak cuti berbayar selama tiga hari lengkap dengan tiket pesawat dan uang saku untuk pulang ke kampung mereka dan memberikan suara dalam pemilihan umum. Hal itu dilakukan karena pemilik perusahaan menilai partisipasi dalam pemilihan sebagai “tanggungjawab warga negara”.
BACA JUGA: SPR Tetapkan Pemilu Malaysia Digelar 9 Mei
Pemilik Marble Emporium Sdn Bhd, Sim Yen Peng yang berasal dari Kota Miri mengatakan, hal itu juga dilakukan karena pengalamannya dahulu yang tidak memiliki uang untuk kembali ke kampung halaman untuk merayakan Tahun Baru China atau ikut serta dalam pemilihan umum. Pria berusia 43 tahun itu berharap, tindakannya ini dapat mendorong perusahaan lain di Semenanjung Malaya untuk melakukan hal yang sama.
Sim mengatakan, 11 pekerjanya yang berasal dari Sabah dan Sarawak akan mendapatkan libur selama tiga hari dari 7 sampai 9 Mei, setiap orang akan mendapatkan tiket pesawat untuk pulang gratis dan uang saku sebesar 300 ringgit (sekira Rp1 juta). Perusahaan Sim mengeluarkan 1.000 ringgit (sekira Rp3,5 juta) per orang untuk cuti berbayar itu.
Pengumuman tersebut disampaikan melalui laman Facebook perusahaan beberapa jam setelah Komisi Pemilihan Umum Malaysia menetapkan 9 Mei sebagai tanggal pemilihan. Posting tersebut menjadi viral dan banyak yang memberikan pujian, like dan tanda jempol pada perusahaan penyuplai marmer dan granit ke seluruh Malaysia itu.