Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

JK Sarankan Anwar Ambil Langkah Hukum

Fajar Nugraha , Jurnalis-Rabu, 08 Mei 2013 |23:01 WIB
JK Sarankan Anwar Ambil Langkah Hukum
JK dan Anwar Ibrahim (Kiri) (Foto: Dok. pribadi JK)
A
A
A

JAKARTA - Kekalahan pihak oposisi dalam Pemilu Malaysia 2013, membuat Anwar Ibrahim belum mengakui hasil pemilu. Namun mantan Wakil Presiden Indonesia Jusuf Kalla menyarankan akan Anwar mengambil langkah hukum bila tidak ada rasa puas terkait hasil pemilu.

Sebelumnya Perdana Menteri Najib Razak menyerukan rekonsialiasi nasional setelah koalisi Barisan Nasional memenangkan pemilu. Pihak oposisi hingga saat ini belum menerima hasil pemilu tersebut, mereka bersikeras ada kecurangan yang terjadi dalam pemilu.

JK pun meminta Anwar Ibrahim untuk melontarkan keluhannya lewat jalur hukum. Permintaan JK itu disampaikannya langsung ketika melakukan pertemuan dengan Anwar usai hasil pemilu diumumkan.

Hamid Awaludin yang bersama JK ketika menemui Anwar, membenarkan saran dari JK itu. Menurutnya, saran itu merupakan sebuah saran yang disampaikan oleh seorang sahabat.

"Ketika JK menemui Anwar, beliau mengatakan, 'kalau memang ada ketidakpuasan, lebih baik diselesaikan melalui proses secara hukum," ujar Hamid Awaludin mengatkan ucapan JK, kepada Okezone melalui sambungan telefon, Rabu (8/5/2013).

Mengenai rencana demonstrasi yang akan dilakukan oleh pihak oposisi malam ini. JK juga meminta Anwar agar mengendalikan massa pendukungnya. Bagi JK ada baiknya Anwar menghindari aksi anarkis, karena aksi anarkis hanya akan merugikan kedua belah pihak yakni pihak Anwar dan PM Najib.

Sementara mengenai kabar bahwa Anwar menolak rekonsiliasi, Hamid menegaskan tidak pernah Anwar melontarkan kata penolakan rekonsiliasi tersebut. Hamid mengatakan bahwa JK mendorong agar Anwar menempuh proses hukum bila memang tidak puas dengan hasil pemilu.

Hamid membenarkan adanya komunikasi JK baik antara PM Najib Razak dan juga dengan Anwar Ibrahim. Menurut Hamid, JK dengan kedua politisi Malaysia itu bersahabat dan dirinya meminta agar selama kampanye Najib dan Anwar tidak menyerang pribadi masing-masing.

(Fajar Nugraha)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement