Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement
Pemilu Malaysia 2013

Anwar Klaim Miliki Bukti Tinta Kecurangan Pemilu

Fajar Nugraha , Jurnalis-Senin, 27 Mei 2013 |17:01 WIB
Anwar Klaim Miliki Bukti Tinta Kecurangan Pemilu
Tinta pemilu yang menjadi masalah (Foto: The Straits Times)
A
A
A

PETALING JAYA - Pemimpin koalisi oposisi Malaysia Anwar Ibrahim mengaku memiliki bukti kecurangan dalam tinta yang digunakan dalam Pemilu Malaysia 2013. Menurutnya ribuan orang sudah melaporkan kecurangan ini kepada pihak Kepolisian Malaysia.

Anwar yang dikenal sebagai pemimpin de facto oposisi Pakatan Rakyat ini mengaku dirinya sudah mengajukan laporan yang sama kepada pihak kepolisian. Tinta yang dipakai dalam Pemilu Malaysia 5 Mei lalu seharusnya tidak bisa dihapus, namun pada kenyataannya tinta itu mudah sekali dihapus dan memungkinkan warga untuk memilih dua kali.

Bersama dengan Istrinya Wan Azizah Wan Ismail, Anwar mendatangi Kantor Kepolisian Tropicana. Mereka ingin membuktikan bahwa memang ada manipulasi dari pihak berwenang untuk mengubah hasil pemilu.

"Hingga saat ini kamu sudah menerima ribuan laporan. Saya tidak memiliki jumlah pastinya, tetapi dapat kami umumkan bahwa di seluruh negeri (Malaysia), laporan serupa sudah diajurkan," ujar Anwar, seperti dikutip The Malaysian Insider, Senin (27/5/2013).

Sabtu lalu berlangsung aksi protes besar-besaran menentang hasil pemilu. Pakatan Rakyat mendorong publik Malaysia untuk melapor kepada polisi bila mereka adanya tinta yang bisa dihapus di hari pemungutan suara.

Anwar meminta publik untuk melayangkan laporan tersebut mulai dari Minggu 26 Mei hingga Senin hari ini. Tokoh Partai Keadilan Rakyat (PKR) itu meminta warga untuk mengirimkan salinan laporan itu kepada pihak Pakatan Rakyat.

"Hal ini untuk menunjukkan kekuatan dan keinginan rakyat. Kami ingin menantang mereka (pemerintah) melalui proses yang berlaku. Kami juga mematuhi hukum," tegasnya.

Selain mendorong publik untuk melaporkan kecurangan, Anwar bersumpah untuk membawakan polisi satu tong berisi bukti kecurangan komisi pemilu Malaysia (EC) yang telah melakukan kecurangan. Kecurangan dalam pemilu itu menyebabkan Pakatan Rakyat kalah dari Barisan Nasional yang dipimpin Najib Razak.

(Fajar Nugraha)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement