Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

UI Kukuhkan Tiga Guru Besar Teknik Kimia

Rachmad Faisal Harahap , Jurnalis-Rabu, 19 Juni 2013 |20:20 WIB
UI Kukuhkan Tiga Guru Besar Teknik Kimia
(ki-ka) Prof Heri, Prof Mahmud, Prof Misri. (Foto: dokumentasi UI)
A
A
A

JAKARTA - Universitas Indonesia (UI) mengukuhkan tiga guru besar dari Fakultas Teknik (FT) dalam bidang Teknik Rekayasa Bioproses Lingkungan, bidang Ilmu Termodinamika Adsorpsi, dan bidang Ilmu Rekayasa Proses Bioreaksi.

Upacara pengukuhan ketiga guru besar ini digelar di Balai Sidang kampus UI Depok yang dipimpin oleh Rektor UI Prof. Dr. Ir. Muhammad Anis, M.Met. Demikian seperti dikutip dalam siaran persnya kepada Okezone, Rabu (19/6/2013).

Prof. Dr. Ing. Misri Abdulkadir Gozan, M.Tech dikukuhkan sebagai guru besar tetap dalam bidang Teknik Rekayasa Bioproses Lingkungan Fakultas Teknik (FT) UI.

Dia membawakan pidato pengukuhan berjudul Pengembangan Industri Kilang Hayati (Biorefeneri) Berbasis Biomassa untuk Pembangunan Berkelanjutan Indonesia. Misri menyampaikan bahwa salah satu industri pengolahan yang memiliki nilai tambah tinggi saat ini adalah industri kilang dan di Indonesia memiliki sumber biomassa, yaitu material yang berasal dari tanaman ataupun limbah pertanian yang melimpah.

"Biomassa salah satunya berasal dari tanaman kelapa sawit. Sementara itu, kilang hayati yang memanfaatkan biomassa memiliki beberapa keunggulan di antaranya kesinambungan bahan baku, kemampuan menurunkan emisi gas buang dan gas-gas rumah kaca, produk yang dihasilkan lebih ramah lingkungan dan hemat energi," jelasnya.

Menurutnya, Indonesia ke depannya perlu memprioritaskan subsidi pada bahan bakar hayati ketimbang bahan bakar fosil.

Sementara Prof. Mahmud Sudibandriyo, M.Sc., Ph.D yang dikukuhkan sebagai guru besar tetap dalam bidang Ilmu Termodinamika Adsorpsi menyampaikan pidato pengukuhannya yang berjudul Adsorpsi: Teori dan Aplikasi.

Menurut Mahmud, konsep adsorpsi telah lama dimanfaatkan manusia untuk mengadsorpsi ion, racun, kotoran, pengurangan polusi udara, dan lain-lain.

"Perkembangan di teknik pengukuran di dalam eksperimen adsorpsi disertai dengan perkembangan teori yang komprehensif yang membantu memperkirakan produksi gas alam dari Coalbed Methane (CBM) dan Shale Gas, keekonomian pada CO2 sequestration, karakterisasi material berpori, serta meningkatkan pemahaman dasar dalam proses rekayasa reaksi," beber Mahmud.

Lanjutnya, molekul teradsorpsi berada pada keadaan cair menginspirasi penggunaannya sebagai adsorptive gas storage (AGS) yang lebih ekonomis dibandingkan dengan penyimpanan gas secara konvensional.

"Proses adsorpsi yang eksotermis juga dapat digunakan sebagai media di dalam alat penukar kalor. Selain itu, penggunaan konsep adsorpsi juga dapat bermanfaat pada aspek-aspek lain di kehidupan manusia," ungkapnya.

Prof. Dr. Heri Hermansyah, ST., M.Eng menyampaikan pidato pengukuhannya sebagai guru tetap yang berjudul Membangun Industri Proses Biokatalisis untuk Meningkatkan Kualitas Hidup Bangsa. Biokatalis, tutur dia, memiliki potensi dan saat ini pemanfaatannya sudah diterapkan di berbagai bidang industri seperti industri oleokimia, tekstil, deterjen, biodegradable polimer, makanan, kosmetika, diagnostic tool/medis, dan pengolahan limbah dan bioenergi.

"Namun, terkait dengan tuntutan efisiensi energi dan produksi yang bersih, dapat dijawab dengan membangun industri dengan proses biokatalisis," paparnya.

Lanjutnya, biokatalis lipase yang berasal dari mikroba/jamur/tanaman/hewan merupakan kelompok penting dari enzim yang bernilai tinggi di industri bioproses, terutama karena karakteristik aplikasinya yang beragam dan memungkinkan untuk diproduksi secara masal.

"Modifikasi minyak nabati menggunakan enzim, dapat menghasilkan produk komersial yang bernilai tambah tinggi," imbuhnya.

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement