JAKARTA - Masa Orientasi Siswa (MOS) identik dengan para siswa baru yang mengenakan beragam kostum dan atribut unik atas perintah kakak kelas mereka. Namun, pemandangan berbeda tidak tampak di SMAN 28 Jakarta Selatan.
Di salah satu sekolah unggulan di Jakarta Selatan itu, para siswa baru tidak mengenakan pakaian maupun atribut aneh. Mereka hanya memakai seragam SMP, yakni putih biru tanpa atribut aneh, seperti name tag, hiasan rambut, maupun tas karung goni.
"MOS itu ada rambu-rambu. Intinya pengenalan lingkungan agar anak cepat menyesuaikan diri. Jadi kami sudah meninggalkan MOS model lama. Kalaupun ada name tag itu ukurannya normal seperti saat kita penataran," ujar Staf Kesiswaan SMAN 28, Sajita, di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (16/7/2013).
Jito, begitu dia biasa dipanggil, mengaku, SMAN 28 sudah lama meninggalkan tradisi MOS yang identik dengan membawa atribut-atribut aneh. Selama tiga hari, lanjutnya, para siswa baru akan mendapatkan wawasan mengenai lingkungan SMA, seperti tata tertib, pengenalan ekstrakulikuler, dan sebagainya.
"Sejak saya di kesiswaan sudah tidak menggunakan MOS yang lama, yakni di atas 90an. MOS hanya pengenalan wiyata mandala agar siswa baru bisa belajar lebih kondusif, serta ada pemetaan jurusan. Setelah tiga hari, mereka akan mengenakan pakaian SMA," jelasnya.
Setiap siswa SMAN 28, katanya, harus mengikuti minimal satu kegiatan ekstrakurikuler (eskul). Maka, untuk menarik perhatian para siswa baru dalam memilih eskul, pada Jumat nanti akan diadakan pameran eskul.
Menurut Jito, menjadi kebebasan setiap sekolah untuk memilih bentuk MOS yang akan dilaksanakan. Di SMAN 28, dia mengaku melibatkan para siswa senior, yakni anggota OSIS selama pelaksanaan MOS untuk memberikan contoh kepada siswa baru. Namun, tetap di bawah pengawasan para guru.
"Masing-masing sekolah memiliki variasi sendiri dalam pelaksanaan MOS. Kami menitikberatkan MOS pada pengenalan terhadap siswa baru. Salah satunya untuk meminimalisasi bullying. Insya Allah, di sekolah kami tidak ada hal seperti itu," imbuh Jito.