KOH SAMET - Sebuah pantai yang terkenal sebagai tujuan wisata di Thailand, kini menjadi fokus penyelamatan dari pemerintah setempat. Tumpahan minyak mentah dilaporkan merusak pantai yang dikenal dengan pasir putihnya itu.
Pantai Ao Prao di Pulau Koh Samet berada di titik tumpahan sekira 50 ribu liter minyak mentah yang tumpah pada prosedur pemindahan yang gagal. Prosedur pemindahan itu dilakukan antara sebuah tanker dan pusat pipa gas, namun akibat sebuah kesalahan minyak yang ada justru tumpah ke laut pada Sabtu 27 Juli lalu.
Sekira 600 prajurit, relawan beserta pekerja dari PTT Global Chemical bekerja keras untuk melakukan pembersihan pantai dari tumpahan minyak. PTT Global Chemical sebelumnya sudah mengakui bahwa insiden ini adalah kesalahan mereka.
"70 persen minyak yang tumpah sudah ditangani. Sementara sisanya akan dibersihkan pada Jumat atau paling lambat Minggu mendatang, hingga 90 persen," jelas Juru Bicara PTT Global Chemical, seperti dikutip CNN, Kamis (1/8/2013).
Tumpahan minyak sepertinya mengkontaminasi satu wilayah terpencil di Pantai Ao Prao. Wilayah tersebut, merupakan daerah wisata ternama dan jaraknya dengan tumpahan minyak hanya mencapai sekira dua kilometer.
Fokus penyelamatan lingkungan saat ini ditujukan kepada penyelidikan kejadian ini. Tidak ada tanda biota laut ataupun hewan-hewan lainnya terpengaruh akibat tumpahan minyak.
Juru Bicara PTT menjelaskan tumpahnya minyak itu diakibatkan oleh kebocoran selang karet raksasa yang digunakan untuk memindahkan minyak ke tanker menuju kilang. Selang tersebut diganti setiap dua tahun sekali, sementara selang yang bocor tersebut diketahui baru digunakan selama setahun.
Selang karet itu tengah dibawa ke manufakturnya, Goodyear, untuk diperiksa. Sementara PTT membantah tuduhan bahwa pihaknya meremehkan jumlah minyak yang tumpah ke laut.
(Fajar Nugraha)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.