JAKARTA - Duta Besar Mesir untuk Indonesia Bahaa Dessouki membahas hubungan bilateral Israel dan negaranya yang saat ini dianggap lebih dingin ketimbang di masa lalu. Penurunan kualitas hubungan bilateral itu disebabkan karena protes Mesir terhadap serangan Israel ke Gaza.
Pernyataan itu disampaikan Dessouki ketika menerima Okezone di kantor Kedubes Mesir, Jakarta, Jumat (21/6/2013) lalu. Berikut wawancaranya dengan Okezone.
Apakah ada perubahan sikap dari Pemerintah Mesir yang kini dipimpin Presiden Mohamed Morsi terhadap Israel?
Tentu saja, hubungan Israel dan Mesir dingin. Kami memiliki perjanjian damai dengan Israel, tapi karena Israel tetap membantai warga Palestina di Gaza, Yerusalem, dan menyerang Masjid Al-Aqsa, hubungan Mesir dan Israel menjadi dingin.
Bagaimana dengan Kedutaan Mesir di Israel?
Kami sudah mengecam keras persitiwa yang terjadi di Gaza. Kami menarik duta besar kami di Tel Aviv, intensitas hubungan kami juga menurun.
Bila hubungan bilateral memburuk bagaimana dengan gencatan senjata Israel dan Hamas?
Meski hubungan Mesir dan Israel tidak seharmonis seperti di masa lalu, Mesir tetap menjadi mediator gencatan senjata Israel dan Hamas.
Saat ini, Mesir mencoba menahan Hamas agar tidak menyerang Israel dan sebaliknya, Israel pun diminta untuk mencabut blokade di Gaza. Ini masih dalam proses negosiasi.
(Fajar Nugraha)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.