Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Guru se-Asia Eropa Kampanye Lingkungan di Bali

Rohmat , Jurnalis-Rabu, 30 Oktober 2013 |21:05 WIB
Guru se-Asia Eropa Kampanye Lingkungan di Bali
Ilustrasi: Reuters.
A
A
A

DENPASAR - Siswa dan guru dari Asia dan Eropa tumplek ke Bali. Bukan untuk liburan, tetapi untuk belajar dan berkampanye go green memerangi sampah plastik.

Selain mengikuti seminar dan workshop, mereka juga menyambangi Pasar Badung, Bali. Di sini, para peserta konferensi itu menukar kantong plastik yang digunakan para pengunjung pasar dengan sebuah tas kain berjuluk "Tas Pasar". Pada tas yang diciptakan lembaga Sole Men itu tertulis slogan "Bawa Tas Sendiri (Tolak Kresek)".

Selama kampanye, plastik-plastik yang telah terkumpul akan diikat menjadi satu. Rangkaian panjang plastik tersebut menunjukkan betapa jumlah sampah yang dihasilkan plastik sangat banyak.

Pembagian tas pasar adalah salah satu cara memerangi konsumsi plastik. Di Bali, delapan juta plastik baru diproduksi dan digunakan. Tidak heran, sampah plastik berserakan di mana-mana, termasuk di pantai-pantai di Pulau Dewata.

Para guru tersebut merupakan peserta konferensi pendidikan yang mengusung tema "Creative Classrooms Go 4G: Teach Green, Learn Green, Act Green, Live Green". Hingga 1 November mendatang, para praktisi pendidikan itu mempresentasikan berbagai bentuk pembelajaran yang sesuai tema tersebut.

Direktur Khatulistiwa Pendidikan Indonesia Nina Feyruzi Soeparno menyatakan, lewat kegiatan ini guru-guru juga bisa melakukan proses berbagi dan menjalin relasi sehingga kelak bisa memperkaya proses pembelajaran di dalam kelas.

"Peserta juga mengikuti workshop misalnya tentang membuat seni dari kompos, membuat peta hijau, manajemen sampah berbasis sekolah, dan penggunaan teknologi untuk pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan," kata Nina, seperti disampaikan dalam keterangan tertulisnya kepada Okezone, Rabu (30/10/2013).

Sementara itu, siswa peserta konferensi menyiapkan eksibisi sederhana yang menggambarkan kegiatan pendidikan untuk membangun kesadaran mengenai lingkungan di sekolah masing-masing. Konferensi ini juga disemarakkan dengan pertunjukan kesenian dari negara masing-masing peserta.

(Rifa Nadia Nurfuadah)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement