Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Protes Anti-Kerajaan Meluas di Spanyol

Andreas Gerry Tuwo , Jurnalis-Kamis, 05 Juni 2014 |08:50 WIB
Protes Anti-Kerajaan Meluas di Spanyol
Demo anti-kerajaan di Puerta del Sol square Madrid (Foto:Reuters)
A
A
A

MADRID - Turunnya Raja Juan Carlos ternyata semakin menyebabkan monarki (kerajaan) Spanyol terancam. Hal tersebut terkait dengan meluasnya demonstrasi menuntut referendum mengenai perubahan bentuk negara menjadi republik.

Demonstrasi menuntut referendum ternyata tidak hanya terjadi Ibu Kota Madrid. Demo besar ini sudah meluas ke seluruh penjuru Negeri Matador.

Di Madrid, demo terpusat di Puerta del Sol square. Demo di Puerta del Sol square, diikuti oleh ribuan demonstran.

Dalam demo tersebut para pengunjuk rasa, meneriakan dan memberikan seruan anti monarki Spanyol. "Besok, Spanyol akan menjadi sebuah republik" dan "Transisi kerajaan tanpa adanya raja yang baru" merupakan seruan yang didengungkan oleh seluruh demonstran tersebut.

Meluasnya aksi anti-monarki, menurut seorang demonstran aksi, terjadi karena referendum yang ada sudah sampai pada waktunya. Pasalnya, bentuk negara Republik saat ini lebih sesuai bagi di tengah krisis ekonomi yang terjadi di Spanyol.

"Saya pikir sekarang merupakan waktu yang tepat untuk (Spanyol) memproklamirkan diri sebagai republik," sebut seorang demonstran anti-monarki, Paola Torija seperti dikutip dari AFP, Kamis (5/6/2014).

Kerajaan Spanyol sempat runtuh saat Jenderal bertangan besi Fransisco Franco berkuasa. Namun, ketika Franco digulingkan pada 1975, Spanyol kembali ke dalam bentuk monarki.

(Andreas Gerry Tuwo)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement