Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Jokowi Harus Konsisten Bangun Kabinet Bersih

Marieska Harya Virdhani , Jurnalis-Sabtu, 25 Oktober 2014 |06:53 WIB
Jokowi Harus Konsisten Bangun Kabinet Bersih
Jokowi Harus Konsisten Bangun Kabinet Bersih (foto: ilustrasi)
A
A
A

JAKARTA - Presiden Joko Widodo dituntut konsisten membangun kabinet yang bersih. Orang-orang yang bermasalah jangan sampai masuk ke kabinet Jokowi, meski dekat dengan petinggi partai Koalisi Indonesia Hebat.

Pengamat politik Universitas Indonesia, Donni Edwin, mengatakan Jokowi jangan peduli, meski Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri marah karena orang dekatnya tidak diakomodir dalam kabinet.

"Jokowi jangan terjebak di tarik ulur ini, enggak apa-apa (Bu Mega marah), kan Jokowi Presiden punya hak prerogatif untuk calonkan menteri di dalam kabinetnya," kata Donni kepada Okezone, Jumat (24/10/2014) malam.

Untuk diketahui, Rini Mariani Soemarno Soewandi, sosok yang selama ini dikenal dekat dengan Megawati disebut-sebut masuk dalam formasi kabinet Jokowi-JK. Namun, ada dugaan nama perempuan kelahiran Amerika Serikat itu masuk dalam daftar merah atau kuning Komisi Pemberantasan Korupsi dan PPATK.

Menurut Donni, harus mendengarkan apa yang jadi rekomendasi KPK. "Menurut saya kalau diberi catatan KPK ya diikuti saja rekomendasinya, Jokowi harus konsisten," paparnya.

Donni menambahkan sejak awal Jokowi yang meminta KPK dan PPATK untuk menilai nama-nama menterinya. Sehingga, lanjutnya, Jokowi semestinya tidak bersikeras memasukkan delapan nama merah dan kuning ke dalam postur kabinetnya.

"Kan Ketua KPK sudah bilang kalau merah dan kuning itu satu sampai dua tahun akan tersangka, jadi Jokowi harus ikuti saja," tukasnya.

(Tri Kurniawan)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement