Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Wali Kota Ternate Tinjau Banjir Lahar Hujan Gamalama

Rival Fahmi , Jurnalis-Kamis, 25 Desember 2014 |15:35 WIB
Wali Kota Ternate Tinjau Banjir Lahar Hujan Gamalama
Wali Kota Ternate Tinjau Lahar Dingin Gamalama (aliran lahar hujan/Foto: Rival F,Okezone))
A
A
A

TERNATE - Curah hujan cukup tinggi yang mengguyur Kota Ternate sejak pagi tadi, membuat material banjir lahar hujan Gunung Api Gamalama mengalir kembali ke sejumlah kali mati.

Salah satunya Barangka (kali mati) Tugurara di kelurahan Tubo yang kembali dialiri lahar hujan dari kawah puncak Gamalama, Kamis (25/12/2014).

Ratusan warga yang bermukim di sepanjang bantaran Sungai Tugurara, sempat mengalami kepanikan dan berhamburan keluar rumah karena mendengar bunyi gemuruh aliran air yang membawa ribuan kubik material dari puncak Gunung Api Gamalama.

Sebagian warga dari kelurahan Tubo, Dufa-Dufa, serta Akehuda, Kecamatan Ternate Utara, keluar rumah dan menyaksikan langsung aliran lahar hujan di Barangka Tugurara. Mengetahui bahwa aliran lahar dingin tidak terlalu membahayakan, warga pun kembali tenang.

Wali Kota Ternate, Burhan Abdurahman, turut memantau langsung kondisi kali mati Tugurara. Kepada warga, Burhan mengimbau agar tetap waspada dan tidak panik.

“Debit material lahar hujan Gunung Gamalama yang dikeluarkan volumenya masih kecil sehingga tidak membahayakan warga,” ujarnya, Kamis (25/12/2014) siang.

Warga juga diminta agar tetap tenang dan tidak mengungsi sendiri-sendiri karena sudah ada petugas yang memantau langsung kondisi lahar hujan.

“Sejumlah petugas dari instansi terkait, yakni Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ternate, Dinas Sosial, Taruna Tanggap Bencana (Tagana) dan Basarnas, telah disiagakan di lokasi-lokasi yang dianggap rawan bencana lahar hujan,” papar Burhan.

Pemkot Ternate sendiri telah menyiapkan 15 titik pengungsian untuk mengantisipasi arus pengungsi banjir lahar hujan termasuk terminal posko evakuasi yang tersebar di wilayah kota Ternate.

Sementara itu, Gunung Gamalama secara visual diselimuti kabut tebal. Dari data PVMBG Pos Pemantau Gunung, Gamalama masih dinyatakan berstatus siaga (level III) dan mengalami penurunan aktivitas semburan debu vulkanik serta embusan gempa tremor dalam beberapa waktu terakhir ini.

Tugurara sendiri, pada Kamis dinihari dialiri lahar dingin pertama kalinya akibat hujan sejak Rabu sore hingga tengah malam. pada pagi hingga siang ini, sudah dua kali Tugurara dialiri lahar dingin material erupsi Gamalama.

(Kemas Irawan Nurrachman)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement