Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Menag Larang Jamaah Haji Asal Indonesia Memasak di Hotel

Dara Purnama , Jurnalis-Jum'at, 18 September 2015 |13:28 WIB
Menag Larang Jamaah Haji Asal Indonesia Memasak di Hotel
Menteri Agama Lukman Hakim. (Foto: Antara)
A
A
A

JAKARTA - Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin mengatakan, peristiwa kebakaran di Hotel Sakkab Al Barakah Aziziah Sektor IV harus dijadikan pelajaran bagi jamaah calon haji asal Indonesia agar kejadian serupa tidak terulang lagi.

"Ke depan harus dibatasi dengan ketat, bahkan kalau perlu ada larangan yang ketat untuk memasak di dalam kamar," ujarnya.

Lukman menambahkan, dirinya telah bertemu pemilik hotel yang terbakar itu. Mereka menyarankan agar jamaah asal Indonesia jangan menggunakan alat masak listrik di dalam kamar.

Kesulitan mendapatkan makanan di Makkah membuat jamaah asal Indonesia memasak di dalam kamar yang kemudian memicu kebakaran hotel. Lukman maklum dengan kegiatan memasak itu.

Sebab, kondisi Makkah yang sekarang berbeda dengan kondisi sebelumnya. Jika dulu sangat mudah mendapatkan makanan, saat ini untuk mendapatkan penjual makanan saja sangat sulit.

"Pemerintah Arab Saudi mengawasi secara ketat para pedagang yang tidak berizin untuk menjual makanan siap saji. Sementara rumah makan yang ada sangat terbatas. Pemerintah pada tahun ini juga baru menyediakan makan sekali sehari tepatnya pada makan siang," ujarnya.

Tahun depan hal ini akan dipikirkan kembali bagaimana jamaah calon haji bisa mendapatkan penambahan makan khususnya selama berada di Makkah.

"Jika tidak bisa tiga kali dalam satu hari, minimal dua kali dalam sehari seperti yang ada di Madinah. Ini yang akan harus dipikirkan ke depan," kata Lukman.

(Abu Sahma Pane)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement