Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Bidadari Kematian: Para Sniper Wanita Negeri Beruang Merah

Randy Wirayudha , Jurnalis-Senin, 04 Januari 2016 |07:14 WIB
Bidadari Kematian: Para <i>Sniper</i> Wanita Negeri Beruang Merah
Para Sniper Wanita Soviet (Foto: Business Insider)
A
A
A

3. Nina Pavlovna Petrova

Di antara para sniper muda Soviet, Petrova termasuk yang paling senior. Mengajukan diri secara sukarela di usia ke-48, sniper berjuluk “Mama Nina” itu mencatatkan 122 kali menewaskan tentara musuh. Nahas, Petrova justru tewas bukan saat berperang, melainkan karena kecelakaan mobil di usia 53 tahun, tepat tujuh hari sebelum PD II berakhir.

4. Nina Alexeyevna Lobkovskaya

Dendam jadi alasan utama Nina Lobkovskaya untuk masuk ke barisan Tentara Merah, pasca-kematian ayahnya, Alexei di “Battle of Voronezh”, Oktober 1942. Kecakapan Lobkovskaya dalam menembak dan punya catatan 89 kills, membuatnya bertugas, tak hanya di Angkatan Darat Soviet, tapi juga Angkatan Laut dengan mengomandani 100 sniper wanita Soviet lainnya.

5. Tatiana Ignatovna Kostryna

Kostryna, jadi salah satu sniper wanita Soviet lainnya yang tak kalah cemerlang, dengan catatan 125 kills sepanjang kariernya di Front Timur PD II. Pada 1943, Kostryna bahkan sudah memegang komando satu batalion infantri, setelah komandan dan hampir semua staf di batalion itu tewas dalam pertempuran.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement