PONTIANAK – Jumlah para pengungsi yang dievakuasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Barat (Kalbar) hingga saat ini bertambah menjadi 1.124 jiwa. Hal itu disampaikan Karo Humas Kalbar, Numsuan Madsun.
Ia mengatakan, jumlah orang menjadi 1.124 jiwa dengan 318 KK, terdiri dari 370 laki-laki, 312 perempuan, dan 437 anak-anak.
"Saat mereka dibawa di perkampungan Mempawah, jumlah mencapai 800 orang. Namun, saat dalam perjalanan menuju Pontianak, di sekira Anjungan mereka mengangkut sekitar 300 orang. Jadi, di penampungan tercatat 1.124 orang," ucpnya saat dikonfirmasi Okezone, Rabu (20/1/2016).
Numsuan mengungkapkan, rencananya esok para pengungsi akan dievakuasi ke Jateng menggunakan kapal dari TNI AU. Keberadaan kapal saat ini masih di Armabar menunggu proses administrasi.
"Para pengungsi akan dievakuasi menggunakan dua kapal dari TNI AU. Besok mereka segera diberangkatkan ke Semarang," tuturnya.
Meski belum mengetahui pukul berapa mereka akan diberangkatkan.
Numsuan memastikan Pemprov Kalbar sudah berkoordinasi dengan Gubernur Jateng. Para pengungsi akan diberangkatkan ke Semarang dan Gubernur Jateng siap menerima mereka untuk segera dikembalikan ke daerah mereka masing-masing.
"Karena mereka kebanyakan berasal dari Yogyakarta, Semarang, dan sekitarnya maka Semarang adalah daerah yang tepat sebagai daerah tujuan. Mereka akan diberangkatkan apakah di Pelabuhan Dwikora atau di Lamtamal belum diketahui," ucapnya.
Numsuan mengemukakan, untuk dukungan logistik selama masa penampungan didukung dari Pemprov Kalbar dan dapur umum diselenggarakan Bekangdam XII/Tanjungpura.
"Kami mendata 1.124 dari jumlah makanan, namun hari ini kami sudah menyiapkan dapur umum," tuturnya.
(Erha Aprili Ramadhoni)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.