Kepada petugas, Kumpul mengaku tengah menjalani semedi selama 40 hari sesuai amanat sang guru spiritual. Sedangkan satu saudara seperguruannya telah selesai melakoni ritual sehingga pulang ke rumahnya di Solo. Kumpul mengatakan tak tahu kemana satu orang lagi.
“Saat digerebek, pertapaan Kumpul baru berlangsung 21 hari. Dua orang yang biasanya bersama Kumpul masih dilacak keberadaannya. Kami juga mengundang dari Kementrian Agama untuk memeriksa lebih mendalam aliran tersebut,” katanya.
Terlepas dari itu, Dandim mengapresiasi respons masyarakat terkait situasi di wilayahnya. Pun bilamana Gua Tlorong dipakai aktivitas aliran menyesatkan, ia segera menindaklanjutinya.
“Yang di gua itu turun ke permukiman hanya di Kamis malam sampai Jumat siang. Setelah salat Jumat lalu kembali ke gua lagi,” jelasnya.
Kepala Kemenag Mustain Ahmad mengatakan belum mendapatkan konfirmasi soal kejadian itu secara lengkap. Namun ia bakal mengidentifikasinya secara mendalam agar tak menimbulkan multitafsir.
(Amril Amarullah (Okezone))
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.