Pasien DBD di Indramayu Meningkat, 27 Orang Meninggal

Toiskandar, Sindo TV · Kamis 04 Februari 2016 09:31 WIB
https: img.okezone.com content 2016 02 04 525 1304456 pasien-dbd-di-indramayu-meningkat-27-orang-meninggal-LItfu4yt6h.jpg foto: ilustrasi Okezone

INDRAMAYU – Pasien demam berdarah dengue (DBD) di Indramayu meningkat tajam. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu, pada Oktober 2015 hingga 4 Februari 2016, terdapat 290 kasus DBD dengan 27 orang di antaranya meninggal dunia.

Pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Indramayu pun kewalahan menangani pasien DBD yang terus meningkat. Bahkan, sejumlah pasien DBD terpaksa dirawat di lorong rumah sakit dan ruang transit IGD karena ruang perawatan yang penuh, baik kelas III maupun VIP.

Sekadar diketahui, RSUD Indramayu memiliki daya tampung sekira 70 tempat tidur untuk menangani pasien. Namun saat ini, pasien yang berobat mencapai 101 orang. Akibatnya, banyak pasien tidak mendapat ruang perawatan.

Ramlah, salah satu orangtua pasien DBD asal Desa Truwali, Kecamatan Kedokan Bunder, mengatakan, anaknya yang menderita DBD mendapat rujukan dari puskesmas untuk dirawat di RSUD Indramayu. Namun sesampainya di sana, ternyata ruang perawatan penuh. Akibatnya, anak Ramlah hanya pasrah dirawat di selasar. Bahkan untuk mendapat ruang perawatan, harus menunggu antrean, paling cepat dua hingga tiga hari.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini