Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Motif-Motif Pembunuhan Terhadap Anak

Erie Prasetyo , Jurnalis-Rabu, 10 Februari 2016 |13:09 WIB
Motif-Motif Pembunuhan Terhadap Anak
Ilustrasi
A
A
A

Pembunuhan terhadap bocah 8 tahun di Denpasar, Angeline, pada pertengahan tahun lalu menyita perhatian publik. Keprihatinan mengalir dari berbagai kalangan untuk bocah cantik yang masih duduk di bangku kelas dua sekolah dasar itu.

Sebelum ditemukan tewas terkubur di halaman belakang rumahnya di Jalan Sedap Malam Nomor 26, Denpasar pada 10 Mei 2015, Angeline dilaporkan hilang oleh keluarga. Angeline merupakan putri angkat dari Margriet Christina Megawe.

Polisi yang melakukan penyelidikan akhirnya menetapkan Margriet dan asisten rumah tangganya Agus Tae Hamda May sebagai tersangka kasus itu. Namun dua tersangka saling tuduh sebagai pembunuh Angeline.

Saksi-saksi menyebut Margriet selalu kasar pada Angeline. Bahkan, Margriet memberi pekerjaan Angeline memberi pakan ayam setiap hari. Bila tak menurut, Angeline mendapat hukuman seperti dipukul hingga tak diberi makan.

Motif pembunuhan Angeline diduga persoalan warisan. Angeline yang dari umur tiga hari sudah diadopsi diduga sengaja dibunuh karena dia pemegang warisan dari almarhum ayah angkatnya, Douglas B Scarborough sebanyak 60 persen.

Kasus pembunuhan Angeline di persidangan sudah memasuki babak tuntutan. JPU menutut Margriet hukuman penjara seumur hidup, sementara Agus Tae Hamda May dituntut 12 tahun penjara.

Keterbelakangan Mental

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement