Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Briptu Umar Ditembak di Cipayung karena Salah Paham

Syamsul Anwar Khoemaeni , Jurnalis-Rabu, 02 Maret 2016 |11:33 WIB
Briptu Umar Ditembak di Cipayung karena Salah Paham
Foto: Istimewa
A
A
A

JAKARTA - Kapolrestro Jakarta Timur, Kombes Pol Agung Budidjono, memastikan insiden penembakan yang terjadi semalam di Jalan Raya Taman Mini Indonesia Indah (TMII), tepat di depan Gedung Pencak Silat, berawal dari salah paham.

Peristiwa bermula saat anggota satuan narkoba Polrestro Jaktim menangkap salah satu pelaku narkoba berinisial AA.

"Jadi gini, kejadian semalam itu berawal dari penangkapan narkoba," ujar Agung di Mapolrestro Jaktim, Rabu (2/3/2016).

Namun, di tempat yang sama, saat penangkapan terdapat sebuah mobil yang dikendarai oleh anggota TNI AL, Kapten EM. Polisi yang curiga lantaran mobil tersebut bergerak saat ada penangkapan, langsung didatangi dan ditanya oleh Briptu Umar Seno Aji.

"Kemudian disuatu tempat di TMII kebetulan di situ itu ada satu mobil yang dikendarai salah satu anggota AL. Karena ini dia tidak tau disitu ada penangkapan, dia jalan aja. Anggota curiga, mobil jalan, diketok," imbuhnya.

Namun, karena anggota satuan narkoba Polrestro Jaktim berpakaian preman, Kapten EM khawatir dia tengah didatangi sekelompok begal. Bahkan, Briptu Umar Seno Aji sempat mundur sekira 10 meter untuk melepas tembakan peringatan. Alhasil, Kapten EM menembak paha Briptu SA.

"Karena pakaian preman semua, dia sedikit was-was, karena banyak begal. Terjadi miskom, satunya dicurigai narkoba, satunya takut kejahatan, miskom. Sempat ngasih tembakan peringatan, terus ditembak," tukasnya.

(Susi Fatimah)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement