Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

TNGM Amankan Lokasi Penemuan Elang Jawa

Markus Yuwono , Jurnalis-Senin, 21 Maret 2016 |16:23 WIB
TNGM Amankan Lokasi Penemuan Elang Jawa
Ilustrasi
A
A
A

YOGYAKARTA - Tiga ekor elang jawa yang baru ditemukan di kawasan Gunung Merapi masih rawan terhadap ancaman, yang berasal dari perburuan maupun sesama hewan liar yang bermukim di wilayah tersebut.

"Perburuan di kawasan Merapi masih ada, terutama di daerah Klaten, Jawa Tengah, masih cukup rawan," kata Pengendali Ekosistem Hutan (PEH) Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM), Arief Sulfiantoro saat dihubungi Senin (21/3/2016).

Arief mengatakan, ada berbagai macam hewan liar yang berpotensi memakan elang jawa yang masih kecil tersebut, seperti kera ekor panjang yang memang banyak ditemui di Gunung Merapi.  "Kera ekor panjang bisa menjangkau habitat elang jawa," ucapnya

Menurut dia, elang jawa memiliki durasi reproduksi yang sangat lamban. Hewan tersebut akan bertelur setahun sekali, itupun hanya satu butir. Sehingga perlu pengawasan ekstra untuk satwa yang memiliki nama latin Nisaetus Bartelsi tersebut.

"Kalau salah satu pasangannya sudah tidak ada, ia tidak akan berkembang biak lagi," katanya

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement