Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Situs-Situs Paling Sakral Bagi Umat Kristiani di Yerusalem

Silviana Dharma , Jurnalis-Jum'at, 25 Maret 2016 |06:26 WIB
Situs-Situs Paling Sakral Bagi Umat Kristiani di Yerusalem
Gereja Makam Kudus di Yerusalem. (Foto: Eadiocese.org)
A
A
A

MENJELANG hari raya Paskah, yang merupakan akhir perjalanan tokoh paling berpengaruh bagi umat Kristiani, Yesus Kristus di dunia. Alangkah tepatnya bagi kita menengok kembali jejak-jejak sang juru selamat, selama menjalani misi surgawinya menebus dosa manusia.

Yesus disebutkan dalam Alkitab ialah putra tunggal Allah Bapa di Surga yang mengambil rupa sebagai manusia demi mengarahkan kembali hati manusia kepada penciptanya. Untuk itu, ia dilahirkan ke dunia melalui rahim perawan Maria. Didampingi Yusuf si Tukang Kayu sebagai ayah duniawinya, ia mengemban tugas mulia itu selama 33 tahun. Sebelum berakhir martir di kayu salib, momen bersejarah yang menjadi simbol terpenting bagi para pengikutnya.

Sepanjang tiga dekade menapakkan eksistensinya di dunia, perjalanan Sang Mesias berpusat di Yerusalem. Kota suci yang melahirkan tiga agama sekaligus, Kristiani, Yahudi dan Islam.

Berangkat dari hal tersebut, berikut Okezone mengulas situs-situs paling sakral bagi umat Kristiani di Yerusalem yang terkait erat dengan rekam jejak Yesus Kristus di Bumi.

1. Bukit Zaitun

Bukit Zaitun mungkin menjadi tempat yang paling sering dikunjungi oleh Yesus. Di bukit inilah untuk pertama kalinya ia mendeklarasikan diri sebagai Anak Allah yang dinubuatkan. Sebagaimana tertulis pada Injil Matius 21, Yesus meminta para murid meminjam keledai untuk ditumpangi. Supaya tergenapkan janji Allah bahwa Raja Surga akan datang mengendarai seekor keledai.

Hal itu dikatakannya saat tiba di Kota Betfage, yang terletak dekat dengan Bukit Zaitun, sebelum memasuki gerbang Yerusalem. Banyak orang kemudian menyambut kedatangan-Nya dengan keledai betina saat ia melangkah ke Yerusalem menuju Bukit Zaitun.

Di puncak bukit sakral inilah, Yesus dari Nazaret membawakan khotbah akhir zaman. Mengenai bait Allah yang akan diruntuhkan, penderitaan umat manusia, nabi-nabi palsu hingga nubuat kedatangan Anak Manusia.

Sumber: Pictorial Library of Bible Lands

Mendekati penghujung hayat-Nya di Bumi, di Bukit Zaitun juga ia menghabiskan masa-masa terakhir bersama murid-murid-Nya. Dilansir dari Waynes Tiles, Jumat (25/3/2016), Yesus berdoa di Taman Getsemani, sementara tiga murid-Nya tertidur saat diminta berjaga. Taman Getsemani yang terkenal itu faktanya berada di Bukit Zaitun. Arti kata Getsemani sendiri adalah alat pemerah minyak (oil press).

Di tempat yang sama, Yudas Iskariot mengkhianati Yesus dengan sebuah kecupan di pipi. Kemudian mengadakan mukjizat dengan menempelkan kembali telinga kanan hamba Imam Besar yang putus oleh sayatan pedang seorang murid-Nya.

Terakhir, sebelum terangkat ke Surga. Bukit Zaitun juga dipilih menjadi saksi bisu yang menyaksikan momen terakhir Yesus bersama ke-12 rasul di dunia. Diyakini, di bukit ini jua lah Yesus akan datang lagi ke dunia untuk kedua kalinya.

2. Upper Room (Loteng atau Kamar Atas)

Sejak abad pertama, upper room di Western Hill telah menjadi situs bersejarah yang dimuliakan dan ramai dikunjungi para peziarah rohani. Di loteng atau kamar atas inilah, perjamuan terakhir dengan ke-12 murid diadakan. Momen populer, di mana Yesus duduk di tengah di balik meja panjang diapit para rasul, yang diabadikan dalam lukisan Leonardo da Vinci yang kontroversial.

Sumber: Bible Places

Pada bangunan yang sama pula, sebelum perjamuan roti beragi dan anggur, Yesus memberikan teladan terakhirnya dengan membasuh serta mencium kaki para murid. Sebagai simbol pelayanan yang bukan ditujukan untuk keagungan diri sendiri, melainkan untuk sesama.

3. Jalan Kesengsaraan (Via Dolorosa)

Via Dolorosa dapat diartikan sebagai jalan kesengsaraan atau jalan penderitaan. Tidak dapat dipungkiri lagi, jalan ini layak mendapat penghormatan salah satu situs tersakral yang merekam kehidupan Mesias di dunia.

Bagaimana tidak, di sepanjang jalan inilah, Yesus berjalan dengan tubuh lunglai penuh luka, bermahkotakan duri, bersimbah peluh. Di pundaknya tersandang salib kayu besar dan berat untuk dipikulnya sampai ke Bukit Golgota atau Bukit Tengkorak.

Sumber: Marie-Armelle Beaulieu/CTS

Orang banyak berkumpul di sisi kiri kanan jalan, menyoraki dan meludahinya. Sesekali sosok penuh mukjizat ini terjatuh. Namun sebanyak itu juga ia harus berdiri lagi, memenuhi kewajiban yang dipercayakan Bapa kepada-Nya. Dibantu Simon dari Kirene, ia memanggul salib-Nya sampai ke tempat tujuan.

4. Gereja Makam Kudus

Gereja Makam Kudus adalah situs wajib untuk dikunjungi para peziarah Kristiani. Pasalnya, di bawah bangunan inilah Sang Juruselamat disalibkan, dikubur dan dibangkitkan. Sebab tanah tempat gereja itu berpijak pada masa awal masehi mencakup lokasi Bukit Golgota dan kuburan batu.

Berlandaskan kepentingan itulah, Gereja Makam Kudus dibangun pada abad ke-4. Namun kini, konflik kawasan di Yerusalem antara Israel dan Palestina membuat situs sakral ini diperebutkan.

Sumber: Pictorial Library of Bible Lands

Sebenarnya masih banyak tempat-tempat bersejarah yang menjadi saksi bisu kehadiran Yesus di dunia. Sebut saja di antaranya Kolam Betesda dan Kolam Siloam, yang dipakai Kristus menyatakan perbuatan-perbuatan-Nya yang ajaib, membuat berjalan orang lumpuh sedari lahir dan mencelikkan orang buta.

Namun keempat situs sakral di atas merupakan lokasi-lokasi kudus yang dianggap paling berkesan dan dekat dengan eksistensi tokoh utama Alkitab tersebut versi Okezone. Akhir kata, selamat memperingati Jumat Agung dan menyambut Hari Raya Paskah.

(Silviana Dharma)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement