BANTUL – Hari ini, 10 tahun yang lalu, warga diguncang bencana gempa tektonik berkekuatan 5,9 Skala Richter (SR). Ribuan jiwa melayang akibat peristiwa tersebut. Banyak bangunan hancur dan tak bisa lagi diselamatkan. Salah satunya adalah Kampus STIE Kerjasama di Jalan Parangtritis Salakan, Bangunharjo, Sewon, Bantul, Yogyakarta.
Sebelum gempa terjadi, bangunan tiga lantai tersebut tampak kokoh, namun setelah gempa meluluhlantakan Yogya dan sekitarnya, bangunan itu hampir ambruk dan terlihat miring. Tak bisa lagi ahli konstruksi menyelamatkan bangunan yang menimpa seorang pekerja hingga meninggal dunia kala itu.
Beberapa tahun pascagempa, area yang dulu dijadikan Kampus STIE Kerjasama tersebut kini mangkrak. Terlebih lagi lahan tersebut juga terlibat sengketa, sehingga kondisinya kini memprihatinkan.
Kini, lahan yang dulunya menjadi tempat ribuan mahasiswa menempuh pendidikan itu lebih difungsikan sebagai tempat parkir. Sesekali juga digunakan untuk pasar malam maupun tempat menggelar sirkus keliling.
Is (52), warga sekitar mengisahkan bagaimana kawasan Kampus STIE Kerjasama, sebelum gempa terjadi di Yogya. "Dulu ramai anak kos, depan kampus ini banyak tempat kos dan selalu penuh," kenangnya, seperti dikutip dari KRjogja, Jumat (27/5/2016).