JAKARTA - Semua Warga Negara Indonesia (WNI) yang diculik kelompok Abu Sayaaf berhasil dibebaskan. Kementerian Luar Negeri menegaskan, tidak ada satu pun uang yang dikeluarkan untuk menebus semua sandera.
Namun, pernyataan pemerintah diragukan banyak. Termasuk oleh Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri dan mantan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Ansyaad Mbai. (Baca juga: Megawati Sebut 10 WNI Bebas karena Uang Tebusan).
Berembus kabar bahwa pembebasan semua Warga Negara Indonesia (WNI) yang diculik kelompok Abu Sayyaf karena adanya pembayaran uang tebusan dalam jumlah yang lebih fantastis.
Okezone mendapat video ekslusif dan foto uang tebusan yang akan diberikan kelompok Abu Sayyaf. Dan akan digunakan untuk menebus dari 10 anak buah kapal (ABK) tugboat Brahma 12 dan tongkang Anand 12.
Mayjen (Purn) Kivlan Zen yang diminta PT Patria Maritime Lines sebagai negosiator pembebasan 10 WNI membenarkan jika perusahaan menyiapkan uang tebusan. Namun uang tebusan tidak jadi diberikan.
Kivlan yang mengenal dekat pemimpin Moro National Liberation Front (MNLF), Nur Misuari, berhasil meyakini kelompok Abu Sayyaf faksi Tawing Umair membebaskan semua sandera tanpa uang.
" Itu semua berkat diplomasi dan kedekatan saya dengan Nur Misuari," ujar Kivlan kepada Okezone beberapa waktu lalu.
(Fahmi Firdaus )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.