PADANG – Bunga yang mekar di Jorong Kuruak Kampuang, Nagari Salo, Kecamatan Baso, Kabupaten Agam, Sumatera Barat sempat menghebohkan warga. Bunga itu diketahui bernama padma raksasa atau raflesia arnoldi.
Hal itu dikatakan Dosen Fakulultas Kehutanan Universitas Muhammadiyah Sumbar yang juga alumnus jurusan Biologi dan Komunitas Hebarium Universitas Andalas Padang, Hernawati.
Awalnya warga yang menemukan itu menamakannya bunga bangkai, namun setelah ditelitih ternyata ituadalah rafflesia arnoldii.
“Memang biasanya warga selalu menyamakan antara bunga bangkai dan rafflesia, sebab semakin lama bunga itu semakin membusuk seperti bangkai itu kesamaannya, padahal bunga bangkai dengan raflesia beda bentuknya,” katanya kepada Okezone, Minggu (7/8/2016).
Timnya sudah turun ke lokasi menelitih bunga rafflesia tersebut. “Ukurannya bunganya diamater 70 sentimeter, dan biasanya untuk di Agam ini sering tumbuh, namun baru terjadi kali ini di daerah Baso. Dan kalau umurnya sudah lima hari dan paling tahan dia satu minggu,” ujarnya.
Kondisi bunga tersebut sudah membusuk dan sifat tumbuhnya parasit. “Semakin lama tumbuhnya semakin mengeluarkan bau busuk, itulah yang menyebabkan warga menyebutnya bunga bangkai, padahal itu bunga raflesia,” sebutnya.
“Bunga rafflesia terbesar itu ada di daerah Batang Papuluh, Kabupaten Agam, diameternya mencapai 1,7 meter. Tapi kalau ini bunganya tergolong kecil dan sebentar lagi akan layu,” lanjut Hernawati.
(Baca: Bunga Bangkai Berukuran Besar Mekar di Agam)
Bunga rafflesia itu mulanya ditemukan pasangan Nasrul (61) dan istrinya Lizawati (48) saat melihat kondisi penampungan air di hulu sungai, tengah pekan lalu.
(Salman Mardira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.