JAKARTA - Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) roboh di Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Alhasil, tiga orang tewas dan tujuh lainnya mengalami luka-luka akibat terjadinya peristiwa naas ini.
Pengamat Sosial, Intan Erlita mengatakan, robohnya JPO di Pasar Minggu merupakan kelalaian Pemprov DKI Jakarta. Hal itu, menjadi rapor merah untuk Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.
"Peristiwa ini jelas merupakan kelalaian Pemprov DKI, dan menjadi rapor merah buat pak Ahok dan dinas terkaitnya," kata Intan saat dihubungi Okezone, Minggu (25/9/2016).

Intan menjelaskan, persoalan robohnya JPO lantaran kurangnya Pemprov DKI dalam melakukan perawatan baik fasilitas sosial (Fasos) maupun fasilitas umum (Fasum).
"Memang ini menjadi kebiasaan orang Indonesia. Karena hanya bisa membuat yang baru-baru saja, tapi kalau merawat itu tidak bisa," jelas Intan.

Ia mengimbau, Pemprov DKI memberikan santunan terhadap para korban dalam peristiwa naas robohnya JPO di Pasar Minggu.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.