Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Terendam Banjir 1 Meter, Lahan Pertanian di Indramayu Gagal Panen

Dwi Ayu Artantiani , Jurnalis-Kamis, 15 Desember 2016 |16:18 WIB
Terendam Banjir 1 Meter, Lahan Pertanian di Indramayu Gagal Panen
A
A
A

INDRAMAYU- Banjir yang melanda Kabupaten Indramayu selama dua hari mengakibatkan lahan persawahan seluas 200 hektare terancam gagal panen. Terlebih lagi, lahan tersebut terendam banjir hingga satu meter.

Kepala Pelaksana BPBD Indramayu, Edi Kusdiana mengatakan banjir selama dua hari yang merendam lahan pertanian dan jalan utama penghubung dua Kecamatan yakni Kecamatan Losarang dan Kecamatan Terisi, kini berangsur surut. Namun, hal tersebut mengancam lahan pertanian di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

"Namun, kami tidak tahu pasti kondisi lahan pertanian itu masih kami koordinasikan dengan Dinas Pertanian, jika melihat rendaman air yang cukup tinggi dan selama dua hari kemungkinan itu bisa merusak lahan pertanian," kata Edi, Kamis (15/12/2016).

Edi menjelaskan banjir tersebut disebabkan oleh pertemuan dua sungai yakni sungai cipanas dan cilalanang sehingga air sungai pun meluap bahkan diperparah dengan kondisi sungai yang penuh sampah.

"Sungai itu tidak ada tempat pembuangan sampahnya jadi air cepat meluap akibat tumpukan sampah," jelasnya.

Pihaknya pun tengah menerjunkan empat tim untuk membersihkan sungai yang penuh sampah, menutup
tanggul dengan karung, melakukan pendataan kebencanaan dan memberikan logistik. (sym)

(Abu Sahma Pane)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement