Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Antisipasi Kemarau Panjang, Petani Disarankan Tidak Tanam Padi

Iman Herdiana , Jurnalis-Kamis, 28 Juni 2012 |20:03 WIB
Antisipasi Kemarau Panjang, Petani Disarankan Tidak Tanam Padi
Seorang petani menanam padi di Desa Tajur Kecamatan Citeureup, Bogor (foto: Dede K/ Okezone)
A
A
A

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, menyarankan, para petani untuk tidak menanam saat musim kemarau berlangsung. Imbauan itu guna mengantisipasi gagal panen akibat kekeringan.

"Petani dianjurkan tidak menanam padi, melainkan tanaman holtikultura seperti jagung, kedelai, dan lainnya," saran Ahmad Heryawan di Bandung, Kamis (28/6/2012).

Menurutnya, kemarau tidak bisa dihindari karena faktor alam. "Kita anjurkan ke daerah yang rawan kekeringan supaya tidak menanam padi," tambahnya.

Anjuran tersebut, kata Heryawan, disampaikan melalui para penyuluh pertanian. sayangnya, seringkali anjuran penyuluh tidak sampai di lapangan. Antisipasi lainnya, sambung dia, dengan mengatur sistem pengairan. Para petani disarankan untuk melakukan zonaisasi air.

"Musim hujan kan semua zona kebagian air. Musim gaduh (kemarau) seperti ini, bagi-bagi air. Zona satu, dua, tiga, tidak seragam nanam jenis tanamannya," paparnya.

Meski begitu, ancaman kemarau panjang tidak berpengaruh kepada stok pangan di Jabar. Sebab, pada panen raya tahun ini menghasilan stok pangan yang cukup.

"Stok pangan di masyarakat juga sudah ada. Tinggal tolong awasi bersama jangan sampai terjadi penimbunan. Kalau penimbunan tidak ada, maka tak ada kekurangan," ungkapnya.

(Risna Nur Rahayu)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement