Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

BGN Aktivasi 480 SPPG di Wilayah 3T dan Rawan Stunting, Moratorium Dapur MBG Dicabut

Yuwantoro Winduajie , Jurnalis-Sabtu, 03 Oktober 2026 |00:05 WIB
BGN Aktivasi 480 SPPG di Wilayah 3T dan Rawan Stunting, Moratorium Dapur MBG Dicabut
Ilustrasi. (Foto: Biro Hukum dan Humas BGN)
A
A
A

JAKARTA — Badan Gizi Nasional (BGN) resmi mengaktivasi 480 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) secara serentak di 16 provinsi yang menjadi bagian dari wilayah 3T (terdepan, terluar, tertinggal) dan daerah dengan prevalensi stunting tinggi, Jumat (2/10/2026).

Kepala BGN, Sudaryono, mengatakan bahwa hingga saat ini sebanyak 27.022 dapur SPPG telah beroperasi di seluruh Indonesia. Namun di sisi lain, masih terdapat dapur-dapur yang sudah siap beroperasi dan berada di wilayah yang lebih membutuhkan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Kurang lebih dua bulan saya menjabat sebagai Kepala Badan Gizi Nasional. Saat ini sudah berjalan 27.022 dapur yang beroperasi di seluruh Indonesia. Ternyata masih banyak dapur yang siap beroperasi, dan dapur-dapur tersebut berada di wilayah yang memang MBG-nya sangat dibutuhkan untuk segera berjalan,” ujar Sudaryono kepada wartawan, Jumat (2/10/2026).

Menurutnya, aktivasi 480 SPPG yang tersebar di 16 provinsi tersebut bukanlah akhir dari proses perluasan MBG. BGN akan terus membuka SPPG secara bertahap di berbagai wilayah dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat serta kesiapan dapur.

“Apakah hanya sampai di sini saja? Tidak. Setelah ini kami harapkan minggu depan dapat membuka di Kalimantan, Bali, Sumatera, serta lokasi-lokasi lain yang angka stunting-nya tinggi dan masuk kategori 3T. Termasuk di wilayah yang anak-anaknya sangat membutuhkan MBG meski bukan berada di pelosok terdalam,” katanya.

Ia menjelaskan, perluasan ini juga menjadi respons atas banyaknya aspirasi yang diterima BGN dari berbagai pihak. Masukan tersebut datang dari mitra, pengelola SPPG, kader dapur, hingga sekolah-sekolah yang mengusulkan agar pelaksanaan MBG hadir di wilayah mereka.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement