Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

OMG! Dua Mahasiswa Nyaris Tewas Gara-Gara Overdosis Kafein

Rahman Asmardika , Jurnalis-Kamis, 26 Januari 2017 |14:01 WIB
<i>OMG</i>! Dua Mahasiswa Nyaris Tewas Gara-Gara Overdosis Kafein
Kopi merupakan salah satu minuman yang mengandung kafein. (Foto: Reuters)
A
A
A

NEWCASTLE – Dua orang pelajar hampir tewas setelah diberikan terlalu banyak kafein dalam sebuah penelitian di Northumbria University. Akibat insiden tersebut, universitas yang terletak di Newcastle Inggris itu dijatuhi denda sebesar 400 ribu pound atau sekira Rp6, 8 miliar.

Insiden yang terjadi pada Maret 2015 itu menyebabkan Alex Rosetto dan Luke Parkin dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi kritis dan harus menjalani dialisis. Hakim menganggap pihak universitas lalai dalam mengawasi penelitian.

“Staf tidak cukup berpengalaman atau kompeten dan mereka tidak pernah melakukan kegiatan seperti ini sendiri sebelumnya. Universitas tidak mengambil langkah untuk memastikan staf mengetahui hal ini,” demikian disampaikan Jaksa Penuntut Adam Farrer.

Dalam penelitian tersebut, kedua mahasiswa ilmu olahraga universitas itu diberikan kafein dengan dosis 30 gram atau setara dengan 300 gelas kopi. Padahal, dosis yang seharusnya diberikan hanya sebesar 0,3 gram. Satu gelas kopi rata-rata hanya mengandung 0,1 gram kafein.

Berdasarkan laporan Medical Daily, kafein berbahaya dan mematikan bagi manusia dalam dosis 150 miligram per kilogram berat tubuh. Sedangkan dosis yang dikonsumsi kedua mahasiswa tersebut jauh melebihi jumlah itu.

“Seseorang dengan berat 70 kg akan memerlukan 14.000 mg kafein sampai mengalami overdosis. Jadi, membutuhkan 70 gelas dengan kadar kafein 150 miligram per gelas untuk membunuh seseorang yang beratnya sedikit melebihi 68 kg,” demikian dilansir IB Times, Kamis (26/1/2017).

Kedua mahasiswa tersebut berhasil melalui masa kritis dan saat ini telah sepenuhnya pulih. Alex kehilangan 12 kg berat badannya setelah dirawat selama enam hari dan sempat mengalami kehilangan ingatan jangka pendek setelah insiden tersebut. Sedangkan Luke mengatakan beratnya susut hampir 10 kg setelah dirawat selama dua hari.

Hakim Edward Bindloss yang menyidangkan kasus ini mengatakan, satu-satunya alasan mereka selamat dari maut adalah karena keduanya fit dan aktif.

(Rahman Asmardika)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement