Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kisah Suka Duka Penjual 'Tahu Bulat Digoreng Dadakan'

Taufik Fajar , Jurnalis-Jum'at, 27 Januari 2017 |10:24 WIB
  Kisah Suka Duka Penjual 'Tahu Bulat Digoreng <i>Dadakan</i>'
Tahu bulat saat menjajakan di Kelapa Gading (foto: Taufik/Okezone)
A
A
A

Menurut Dadang, ia menjual tahu bulat di Jakarta tidak menetap di satu tempat, melainkan berkeliling dari satu tempat ke tempat lain yang banyak orang atau tempat yang ramai. Ia juga berjualan menggunakan mobil bak terbuka.

"Saya sering berjualan di tempat-tempat ramai di Jakarta seperti sekolahan yang banyak pembelinya mas," ungkapnya sambil menyeka keringat yang memenuhi wajahnya.

Seperti diketahui mobil tahu bulat biasanya blusukan di komplek perumahan atau perkampungan yang berisi dua atau tiga orang laki-laki. Di ruang kemudi ada sopir yang merangkap jadi seseorang yang menjajakan jualannya menggunakan speaker.

Sedangkan di bak belakang, ada satu atau dua orang lelaki remaja atau dewasa muda yang siap melayani pembeli. Satu orang sibuk menggoreng dan satu orang lagi menjadi kasir. Kadang tukang goreng merangkap menjadi kasir.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement