Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pengkritik Duterte Terima Uang Suap dari Bandar Narkoba

Wikanto Arungbudoyo , Jurnalis-Jum'at, 24 Februari 2017 |12:02 WIB
Pengkritik Duterte Terima Uang Suap dari Bandar Narkoba
Senator Leila de Lima dikawal keluar dari gedung Senat Filipina (Foto: Romeo Ranoco/Reuters)
A
A
A

MANILA – Pengkritik perang narkoba ala Presiden Filipina Rodrigo Duterte, Senator Leila de Lima, ditahan oleh kepolisian setempat. Perempuan berkacamata itu diduga menerima uang dari para pengedar narkoba yang sedang ditahan di penjara-penjara Filipina.

Senator Leila de Lima, mantan sopir dan ajudannya, serta seorang mantan sipir penjara diminta untuk ditahan oleh pihak pengadilan. Penahanan dilakukan setelah seorang jaksa menemukan bukti yang cukup dalam dakwaan kriminal yang diajukan oleh Kementerian Kehakiman pekan lalu.

“Kebenaran akan tiba dan saya akan mendapat keadilan. Saya tidak bersalah,” ujar Leila de Lima sebelum digelandang dari kantornya, mengutip dari Reuters, Jumat (24/2/2017). Ia terancam dua dakwaan lainnya terkait kejahatan narkoba di pengadilan yang sama.

Menurut tuntutan hukum yang diajukan pengadilan setempat, Leila de Lima menerima uang senilai PHP5 juta atau setara Rp1,3 miliar yang dikirimkan oleh seorang mantan sipir penjara ke rumahnya. Uang suap tersebut diterima Leila de Lima saat dirinya menjabat sebagai Menteri Kehakiman Filipina pada 2010-2016.

“Itu semua adalah kebohongan. Dakwaan-dakwaan itu tidak akan pernah membungkam saya,” sambung de Lima. Kasus-kasus kriminal yang diajukan atas nama Senator de Lima dan dua orang lainnya itu tidak bisa ditebus dengan uang jaminan.

Pengacara pembela hak asasi manusia (HAM) itu mengatakan, dakwaan-dakwaan tersebut adalah aksi balas dendam dari pemerintah. Sebab, Leila de Lima gencar memimpin penyelidikan yang dilakukan Senat Filipina terhadap dugaan pembunuhan di luar hukum selama perang narkoba Presiden Duterte sepanjang 2016.

(Wikanto Arungbudoyo)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement