TANGERANG - Penolakan terhadap angkutan berbasis online terjadi di sejumlah daerah. Bahkan di beberapa tempat terlibat kekerasan fisik dengan pengemudi angkutan online.
Seperti yang terjadi di Tangerang, dimana ratusan sopir angkot menggelar aksi demo di halaman pusat pemerintahan Kota Tangerang di Jalan Satria Sudirman. Dalam aksi tersebut, lima angkot mengalami kerusakan akibat lemparan batu.
(Baca juga: Sopir Angkot di Tangerang Demo Tolak Angkutan Online)
Pendemo yang merupakan pengemudi angkot ini mulai berdatangan sejak pukul 10.00 WIB. Mereka berasal dari 20 trayek angkutan umum di Kota Tangerang. Mereka menolak adanya angkutan online yang beroperasi di wilayah Tangerang.
Massa tiba dengan menggunakan angkot masing masing. Ada sekitar 675 angkot dengan jumlah pendemo lebih dari 1.000 orang.
Jalan masuk menuju pusat pemerintahan Kota Tangerang sesak oleh mobil para pendemo. Mereka berorasi dan meminta pemerintah menghapus adanya kendaraan online di Tangerang.
"Kami cuma menuntut pemerintah kota menghapus kendaraan umum online. Mereka tidak punya legalitas dan itu jelas merugikan kami angkutan umum yang legal," cetus Koordinator Aksi, Freedy kepada okezone, Selasa (8/4/2017).
Akibat unjuk rasa itu, para penumpang mengaku kebingungan untuk meneruskan perjalanannya. Karena banyak taksi ataupun ojek online yang dicegat oleh para pendemo.
(Baca juga: Aduh! Imbas Demo, Truk Dalmas Angkut Ratusan Penumpang yang Terlantar).
"Angkot enggak ada, ojek online juga ketakutan dan tidak ada yang mau membawa penumpang," tutur Yati salah satu penumpang yang terlantar di bawah flyover Cikokol.
Keluh kesah penumpang juga diutarakan oleh, Mujib, salah satu warga Tangerang yang sudah sekitar 4 jam menunggu angkutan umum di depan Tangerang City Mall.
"Saya mau ke pasar bengkok Ciledug sudah 4 jam Saya nunggu angkot disini. Saya nggak tahu kalau hari ini sopir angkot pada demo," keluh Mujib.
Guna membantu para penumpang yang terlantar ini akhirnya pihak Polres Metro Tangerang dan Koramil menyiapkan kendaraan truk yang biasa digunakan untuk mengangkut anggota Dalmas.
Sekitar 20 kendaraan truk disiapkan untuk membawa para penumpang ke tempat dimana mereka sudah bisa mengakses kendaraan umum.
(Fahmi Firdaus )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.