nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Inilah Sosok Esthon Foenay, Mantan Wagub yang Siap Mengabdi Lagi untuk NTT

Adi Rianghepat, Jurnalis · Senin 15 Mei 2017 16:13 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 05 15 340 1691428 inilah-sosok-esthon-foenay-mantan-wagub-yang-siap-mengabdi-lagi-untuk-ntt-BEi9TCNi2S.jpg foto: dok pribadi Esthon

KUPANG - Esthon Leyloh Foenay, demikian nama lengkap Ketua DPD Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Provinsi Nusa Tenggara Timur itu. Dilahirkan di Kupang, 67 tahun silam tepatnya di 3 Agustus 1950, suami dari Whelmintje Foenay-Ndoenboey itu kini sedang genjar menyosialiasikan diri untuk maju di Pilgub NTT.

Ayah tiga anak, masing-masing Rolinda I Foenay, Gilbert RW Foenay (alm) serta Daniel W Foenay itu memutuskan maju sebagai kandidat Gubernur Nusa Tenggara Timur, karena ingin menyejahterahkan masyarakat setempat.

Esthon pernah menjabat sebagai Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur di periode 2008-2013 mendampingi Gubernur Frans Lebu Raya. Dia memandang masyarakat di wilayah selaksa nusa masih belum sejahtera, sehingga perlu pembangunan yang merata dan berkeadilan.

Tak hanya itu, NTT butuh pemimpin yang menjamin tertanamnya ideologi Bhineka Tunggal Ika di hati setiap masyarakat, karena penghuni provinsi itu berasal dari berbagai suku, agama, ras dan golongan.

"Tidak boleh ada yang terpecah-belah karena sekat agama, suku atau golongan. Kita semua sama, satu bangsa yang berada dalam aras negara kesatuan berdasarkan Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945," katanya dalam perbincangan bersama Okezone.

Birokrat tulen yang sehari-hari disapa Bapak Esthon itu masih meyakini bakal menggayung dukungan masyarakat di Pilgub NTT 2018. Keyakinan ini berbekal dukungan dari simpatisan pada pelaksanaan pilkada di 2013 silam. Ditambah, ia berpasangan dengan Christian Rotok, mantan Bupati Manggarai selama dua periode, yang punya segudang pengalaman birokrasi.

"Daerah ini hanya bisa ditata dan diatur oleh pemimpin yang paham birokrasi dengan demikian maka kesejahteraan masyarakat akan semakin cepat dinikmati masyarakat," katanya.

Selain bersosialisasi ke tengah masyarakat, pihaknya juga menjalin komunikasi dengan sejumlah partai politik. Pasangan yang diusung Partai Gerindra ini butuh koalisi untuk maju di Pilgub Nusa Tenggara Barat. Salah satu partai yang sudah bersedia memberi dukungan adalah Perindo.

"Partai Perindo adalah partai dengan visi dan misi yang benar-benar memperjuangkan kemajuan, kesejahteraan dan perluasan lapangan kerja dan itu cocok dijadikan teman koalisi untuk bersama membangun masyarakat NTT ke depan," kata Esthon.

(ris)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini