Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Enam ABK Indonesia Hilang dalam Kecelakaan Kapal di Perairan Malaysia

Silviana Dharma , Jurnalis-Jum'at, 16 Juni 2017 |22:30 WIB
Enam ABK Indonesia Hilang dalam Kecelakaan Kapal di Perairan Malaysia
Kapal Tanker Mt Putri yang membawa enam ABK WNI, tenggelam di perairan Johor. (Foto: Bernama)
A
A
A

JOHOR – Kapal Tanker MT Putri Sea yang terdaftar di Equatorial Guinea mengalami kecelakaan di perairan Johor, Malaysia. Direktur Jenderal Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Bantuan Hukum Indonesia (Dirjen PWNI-BHI) Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) Lalu Muhammad Iqbal membenarkan informasi tersebut.

Sejauh ini, dia mendapatkan kabar dari Badan Penguatkuasaan Maritim Malaysia (MMEA) bahwa kapal itu diperkirakan terbakar setelah terjadi ledakan di ruang mesin. Kapal itu kemudian tenggelam di perairan sekira 4,6 Nm dari Pangerang, Johor. Hal tersebut pertama kali dilaporkan oleh kapal Coast Guard Singapura.

Belakangan diketahui, ada WNI yang bekerja di kapal tersebut. Dirjen PWNI-BHI menyatakan, ada enam WNI yang menjadi anak buah di kapal (ABK) yang kabarnya membawa minyak mentah itu.

“Polisi Air Malaysia saat ini masih melakukan pencarian terhadap enam WNI yang hilang,” tekannya di Jakarta, Jumat (16/6/2017).

Selain itu, ia juga memastikan Kemlu RI di Jakarta terus berkomunikasi dan aktif berkoordinasi dengan Konsulat Jenderal RI (KJRI) di Johor Bahru guna mendapatkan informasi terkini soal keenam WNI tersebut. Berdasarkan laporan The Star, keenam WNI yang hilang teridentifikasi, meliputi Muhamad Heri Hernanda (28), Rendy Alamanda (28), Raden Abdur Rahem (31), Akhmad Faharuddin (35), Yohanis Sumari (35) dan Sulkifli (39).

“KJRI Johor Bahru telah berkoordinasi dengan otoritas terkait di Malaysia dan juga berkoordinasi dengan agent kapal, guna terus melakukan upaya pencarian awak-awak kapal tersebut,” sambungnya.

Iqbal meyakinkan, KBRI Singapura juga telah diminta untuk bersiap siaga jika sewaktu-waktu menerima laporan atau aduan adanya awak kapal yang ditemukan terbawa arus ke wilayah mereka.

(Silviana Dharma)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement