Menurut dia, diplomasi yang bertajuk ‘nasi goreng’ itu ingin mengarahkan negara kepada jalan yang benar.
"Yang jelas, kami bersepakat akan terus mengawal negara ini. Mengawal perjalanan bangsa Indonesia dalam kapasitas kami dari posisi kami. Agar negara ini perjalanan bangsa ini mengarah pada arah yang benar," ujar SBY di kediamannya, Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Kamis (27/7/2017) malam.
Kesepakatan yang terbangun antara dua tokoh besar ini bertujuan agar apa yang diperoleh negara benar-benar untuk kepentingan rakyat.
"Bagi kami wajib hukumnya untuk awal perjalanan bangsa yang kita cintai ini," imbuh SBY.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.