"Yang paling mahal itu karena ukuran dan jenis bahannya beda, panjang benderanya mencapai 10 meter. Tapi bisa nego kok kalau masalah harga," imbuhnya sambil menyimpulkan senyum tipisnya.
Lelaki berumur 29 tahun itu memprediksi puncak masyarakat membeli bendera itu pada 10 Agustus nanti. Iwan optimis dagangannya bakal ludes terjual, karena setiap tahunnya warga Ibu Kota sangat antusias menyambut hari kemerdekaan.
"Setiap tahunnya pasti sebelum tanggal 17 Agustus sudah habis," tuturnya.
Dalam sehari, lanjut dia, dirinya bisa meraup omset kisaran Rp300 ribu hingga Rp1 juta. Namun, bila memasuki akhir pekan jualannya kurang laku, karena banyak pekerja yang libur. Sehingga, penjualannya sedikit mengalami penurunan ketimbang hari Senin hingga Jumat.
"Kalau Sabtu-Minggu gini paling saya cuma dapet Rp 300 ribu - Rp 400 ribu," kata Iwan.