Image

Alamak.. Gerombolan Orang Tak Dikenal Acak-Acak Warung Sate Taichan di Jalan Sabang

Achmad Fardiansyah , Jurnalis · Jum'at 13 Oktober 2017, 22:28 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 10 13 338 1795168 alamak-gerombolan-orang-tak-dikenal-acak-acak-warung-sate-taichan-di-jalan-sabang-P5KpzwdIlm.jpg Warung sate taichan. (Achmad F/Okezone)

JAKARTA - Hanya gara-gara dikira tukang parkir, bos sate taichan terlibat baku hantam dengan tiga orang tak dikenal. Seorang kasir tempat sate tersebut, Lia mengatakan pada awalnya bosnya yang bernama Tedi sedang mengobrol dengan karyawan lainnya. Tak lama kemudian, Tedi menghampiri pria. Setelah menghampiri, Tedi berteriak lantaran tidak terima disangka tukang parkir.

"Bos saya nyebrang dia ngobrol sama satu orang di parkiran motor saudagar kopi. Tiba-tiba bos kami teriak, disangka sama orang itu tukang parkir," Kata kepada wartawan di lokasi kejadian, Jalan Sabang, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (13/10/2017).

Setelah terjadi adu mulut dengan pria yang belum diketahui identitasnya itu, mereka lalu baku hantam. Bahkan, Tedi sempat dikeroyok oleh teman pria tersebut.

"Terus bos kami didorong. Pukul-pukulan terus dikeroyok, lalu karyawan dan adik bos saya juga ikutan," ucapnya.

Aksi baku hantam itu sebenarnya selesai. Namun, beberapa menit kemudian pria asal timur itu kembali datang. Kali ini, mereka membawa senjata tajam dan menyerang kios sate taican. Tanpa ada kompromi tiga pria tersebut mengejar siapapun yang ada di dalam kios tersebut.

"Terus ada tiga orang lagi loncat bawa pisau tusukan es, ngejar-ngejar orang lain juga bawa pisau. Ngacak-ngacak sate taichan ini, meja kursi diacak-acak," ungkapnya.

Para pelaku menyerang karyawan sate taican bernama Robin. Selain itu, mereka juga menyerang adik pemilik kios sate taichan, Toni. Akibatnya, Robin mengalami Luka tusuk di bagian punggung sedangkan Toni hanya mengalami baret di kepala dan tangan.

"Bos kami lindungin diri pakai sepatu, orangnya pakai pisau 1 orang, sedangkan dua orang, yang satu nyerang Robin dan Tedi," lanjutnya.

Setelah melakukan penyerangan, tiga pelaku langsung melarikan diri, sedangkan Robin terlihat parah langsung dilarikan ke RS Abdi Waluyo sedangkan Tedi dilarikan ke Klinik Tanah Abang.

"Robin dibawa ke RS Abdi Waluyo, adiknya pemilik Toni kepala baret sama tangannya nangkis, klinik Tanah Abang," tutupnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan pengejaran terhadap para pelaku.

(muf)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini