Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Hebat! 55,7% Warga Puas di 3 Tahun Kepemimpinan Jokowi-JK

Puteranegara Batubara , Jurnalis-Kamis, 19 Oktober 2017 |07:18 WIB
Hebat! 55,7% Warga Puas di 3 Tahun Kepemimpinan Jokowi-JK
Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Foto Okezone/Heru Haryono
A
A
A

JAKARTA - Lembaga Survei Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (KedaiKOPI) melakukan survei mengenai masa kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) yang akan genap 3 tahun pada 20 Oktober 2017.

Survei dilaksanakan di delapan Kota, Medan, Padang, Palembang, Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya dan Makassar.

Founder Lembaga Survei KedaiKOPI, Hendri Satrio menjelaskan dari hasil survei yang menanyakan kepuasan dari kinerja Jokowi-JK, hasilnya 55,7 responden merasa puas dengan pasangan tersebut.

"Sebanyak 43,3 persen masyarakat menjawab tidak puas dan sisanya tidak menjawab," kata Hendri kepada Okezone, Jakarta, Rabu (18/10/2017).

Baca Juga: 3 Tahun Kepemimpinan Jokowi-JK, Gubernur Sulut: Proyek-Proyek Nasional Sangat Cepat

Pengambilan data survei itu sendiri dilakukan dari tanggal 8-27 September lalu, dengan metode wawancara tatap muka, dengan melibatkan 800 responden dan margin of eror kurang lebih 3,5 persen.

Menurut Hendri, ada dua hal yang membuat masyarakat puas dari kepemimpinan Jokowi-JK, yakni, pembangunan infrastruktur sebanyak 32,7 persen dan bantuan kesehatan serta pendidikan 16,3 persen.

"Sementara harga kebutuhan pokok yang naik atau mahal 22,7 persen dan janji yang belum ditepati 8,5 persen merupakan alasan ketidakpuasan terhadap pemerintahan," papar Hendri.

Simak Juga: Keren! 3 Tahun Pemerintahan Jokowi-JK Membuat Rasio Kesenjangan Ekonomi Masyarakat Terus Menurun

Kemudian, di tiga tahun kepemimpinan pasangan itu, survei itu juga menanyakan mengenai tentang kondisi Indonesia saat ini, kata Hendri masyarakat masih mengeluhkan tentang masalah ekonomi yang meliputi kebutuhan pokok, BBM dan listrik mahal. Persentase masalah itu mencapai angka 55,4 persen.

Sedangkan masalah lapangan pekerjaan sebanyak 14,1 persen, korupsi 3,9 persen, narkoba 3,3 persen dan berita hoax tentang sara sebanyak 2,5 persen. "Responden menjawab tidak tahu ada 7,6 persen, sisa responden lainnya menyebutkan hal lain," tutup Hendri.

(Rachmat Fahzry)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement